Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares memberi arahan kepada pemain dalam latihan rutin, (Foto: Dok. PSM Makassar) |
TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares sangat tegas dalam membetuk tim.
Ia tak segan mencoret pemain yang dinilai tak masuk dalam skema permainan timnya.
Bersama Pasukan Ramang, Pelatih berkebangsaan Portugal ini telah mencoret 15 pemain yang menjalani seleksi.
Mereka dianggap tak masuk dalam skema permainan. Sehingga Tavares memilih memulangkan sekaligus memberi peluang bergabung dengan klub lain.
Dari 19 pemain mengikuti trial saat ini tersisa empat orang masih bertahan di skuad PSM Makassar.
Kendati demikian, yang bertahan ini juga belum pasti lolos seleksi dan mendapat kontrak permanen bersama Pasukan Ramang.
Pemain seleksi yang masih bertahan diantaranya, Dona Saputra, Vikrian Akbar, Samil Bahids, sementara Sandy Ferizal telah diumumkan secara resmi dikontrak PSM Makassar.
"Untuk pemain selesi semua terbuka. Siapapun pemain boleh datang, dengan catatan harus punya kemampuan dia atas skuad yang ada," ungkap, Tavares.
Ia melanjutkan, pihaknya membutuhkan pemain sesuai dengan ke butuhan tim ke depan.
"Adanya proses seleksi untuk mengetahui kemampuan sang pemain. Jika secara kualitas di bawah pemain yang ada maka dirinya tak akan meloloskan," lanjutnya.
Diantara pemain yang dicoret Bernardo Tavares ada nama, Rafli Mursalim yang merupakan mantan pemain Timnas Indonesia.
Awalnya, Rafli dinilai sebagai sosok yang paling pantas menduduki posisi yang ditinggal Ramadhan Sananta.
Namun secara mengejutkan, Rafli tak masuk dalam formasi permainan Tavares.
Editor: Ramond Kurniawan
Sumber: timurkota.com