timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

PSM Resmi Kembalikan Si Anak Hilang, Posisi Duo Sayuri Terancam

Baca Juga

Wiwink-Bola, Minggu 16 April 04:40 WIB

Yance Sayuri merayakan gol kemenangan PSM Makassar saat melawan Persib Bandung


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Kembalinya di anak hilang bisa jadi julukan jika PSM Makassar sukses mendatangkan kembali eks pemain mereka.

Jangan Lewatkan: Ditawari Kontrak Jangka Panjang, Kapten Timnas Langsung Resmi Gabung PSM Makassar


Jangan Lewatkan: Tinggalkan Tim, Sosok Pemain Penting Madura United Terpantau Berada di Makassar, Resmi ke PSM Berkat Rekomendasi Bernardo?

Kalau sang pemain resmi di datangkan kembali maka sacara otomatis beberapa pemain yang selama ini nyaman bermain di posisinya akan terusik.

Rizky Eka Pratama hingga Yakob-Yance Sayuri akan mendapat saingan sepadan untuk memperebutkan posisi inti di PSM Makassar musim depan.

Jangan Lewatkan: Bek Barito Putera Bagas Kaffa Resmi Ikuti Jejak si Kembar Yakob-Yance Sayuri di PSM Makassar

Posisi winger kiri akan memanas jika mantan Pemain Persebaya Surabaya dan Bali United memilih gabung ke PSM Makassar musim ini.

PSM Makassar dikabarkan saat ini tengah melakukan upaya untuk memulangkan sejumlah pemain lokal yang merupakan putra daerah Sulawesi Selatan.

Jangan Lewatkan: Dirumorkan Segera Gabung PSM Makassar, Bek Tangguh Madura United: Ewako PSM

Pemain yang menonjol di klubnya akan rekrut kembali ke PSM Makassar untuk menghadapi beberapa kompetisi musim depan. 

Salah satu pemain yang tengah berkomunikasi untuk kembali ke PSM Makassar yakni Irfan Jaya. Pemain asal Kabupaten Bantaeng ini pernah memperkuat PSM Makassar sebelum melanjutkan karir di klub Pulau Jawa.

Irfan Jaya mengungkapkan alasan penurunan performa timnya di Liga 1 2022/2023. Bali United mengarungi Liga 1 2022/2023 dengan status juara bertahan.

Jangan Lewatkan: Pluim Tersenyum Bahagia, Sosok Duetnya yang Antar PSM Juara Piala Indonesia Resmi Kembali

Oleh sebab itu, ekpektasi tinggi tentu disematkan kepada tim yang berjuluk Serdadu Tridatu ini. Awalnya semua berjalan lancar.

Bahkan, tim asuhan Stefano Cugurra itu mampu mengamankan posisi ketiga hingga pekan ke-10. Namun semua berubah ketika paruh musim.

Tepatnya yakni saat Bali United harus meninggalkan kandangnya yaitu Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Sebagai informasi, stadion tersebut sebelumnya sempat diproyeksikan sebagai venue Piala Dunia U-20 2023

Bali United kemudian dilarang menggunakan stadion Kapten I Wayan Dipta karena dalam proses perawatan.

Hingga akhirnya Ilija Spasojevic dkk memutuskan berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Menurut Irfan Jaya, hal ini merupakan biang kerok dari penurunan performa Bali United.

"Situasi yang berat juga musim ini buat saya pribadi dan juga tim. Kami tidak bisa bermain di kandang dan situasi ini seperti kami menjalani pertandingan away di putaran kedua ini."

"Kami bermain tanpa didampingi suporter dan situasi ini sangat sulit," kata Irfan Jaya.

Sementara itu, sekarang Bali United harus tercecer diperingkat kelima. Bali United tercatat mengumpulkan 51 poin dari 33 laga.

Posisi tersebut sepertinya tak akan berubah hingga musim berakhir. Pasalnya, Bali United berjarak tiga poin dari Borneo FC yang ada diatasnya.

Selain itu, Borneo FC juga masih memiliki satu laga lebih sedikit dari Bali United.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close