timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Awalnya Desak PSSI Segera Lanjutkan Kompetisi, Setelah PT LIB Rilis Jadwal Pertandingan Pekan ke-12 Lima Desember, Suporter Malah Tak Percaya

Baca Juga

Wiwink-Bola, Minggu 4 Desember 07:04 WIB

Jadwal Resmi Kelanjutan BRI Liga 1 2022


TIMURKOTA.COM, YOGYAKARTA- Meski pihak PSSI telah merilis jadwal pekan ke-12 BRI Liga 1 2022, namun masih banyak kalangan suporter yang tak percaya dengan informasi tersebut. 


Mereka tak yakin PT LIB mampu langsung melaksanakan pertandingan secepat itu. Padahal sebelumnya sempat tertunda pada 2 Desember 2022 lalu.

"Saya tidak yakin, PT LIB bisa secepat itu. Jangan sampai kita sudah berharap malah kecewa lagi karena tidak jadi," ungkap, Nurman salah seorang suporter Persik Kediri.

Hal sama diungkapkan penggemar PSM Makassar, meski sudah tahu bahwa timnya saat ini telah berada di Yogyakarta. Namun mereka menyebut hanya akan melakukan pertandingan persabahatan.

"Kita lihat saja nanti, rasa-rasanya belum yakin. Infonya PSM ke Yogyakarta buat ujicoba. Tapi kalau memang jadi ya bagus sekali," ungkap, Yulianti.

Manajemen PSM Makassar Terima Surat Resmi dari Panpel

Manajemen PSM Makassar telah menerima surat resmi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait dengan pertandingan melawan Persikabo 1973 yang akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (05/12/22).

Manajemen PSM Makassar melalui Media Officer, Sulaiman Abdul Karim kepada awak media mengonfirmasi bahwa manajemen telah menerima surat dari PT LIB terkait dengan pelaksanaan Preskon dan Official trenning atau uji coba lapangan sehari jelang pertandingan.

"Sudah ada agenda MCM, Preskon dan Official Training PSM Makasaar melawan Persikabo. Sesuai dengan undangan Panpel," tukasnya.

Dalam laga ini PSM Makassar belum diperkuat kapten tim, Wiljan Pluim dengan alasan masih menjalani masa larangan bertanding pasca diduga melakukan protes berlebihan saat melawan Persik Kediri lalu.

Izin Dari Kepolisian Diterbitkan
Kepolisian Republik Indonesia telah mengeluarkan surat izin keramaian terkait dengan penyelenggaraan kelanjutan BRI Liga 1 2022 dengan sistem Bubble dan tanpa penonton.

Dari surat rekomendasi yang dikeluarkan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan kick off pertandingan perdana akan dilangsungkan pada Senin (05/12/22) mendatang.

PSM Akhiri Putaran Pertama Tanpa Bermain di Stadion BJ Habibie
Sistem yang digunakan yakni Bubble dengan dipusatkan di pulau Jawa. Dengan demikian PSM Makassar dan tim lain harus bersabar untuk melaksanakan pertandingan di markas mereka.

Kendati demikian, jika enam pekan sisa pertandingan putaran pertama berlangsung dengan lancar. Maka, putaran kedua konsepnya akan kembali seperti semula, yakni home away dan dapat disaksikan penonton.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus dalam keterangan pers mengatakan, setelah melalui proses koordinasi yang memakan waktu cukup lama. 

Pihak Kepolisian mengeluarkan surat rekomendasi terkait dengan kelanjutan BRI Liga 1 2022.

"Putaran pertama akan berakhir pada akhir Desember. Pertandingan digelar tanpa kehadiran penonton di stadion," ungkapnya.

Sejumlah stadion yang telah dianggap layak menggelar pertandingan sekelas Liga 1 2022 diantaranya, Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Maguwoharjo Sleman, Stadion M. Soebroto Magelang, Stadion Manahan Solo, Stadion Jatidiri Semarang.

"Bahwa berdasarkan surat rekomendasi lanjutan putaran pertama tersebut, kompetisi Liga 1 2022/2023 akan dimulai pada 5 Desember 2022." Lanjut dia.

CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa mengatakan, pihaknya tak memprsoalkan pertandingan lanjutan putaran pertama tak dilangsungkan di Stadion BJ Habibie.

"Dari awal kami perjuangkan, terpanting kompetisi akan dilanjutkan. Mengenai sistem kami serahkan sepenuhnya ke pihak PT LIB dan PSSI." Ungkapnya.

Anak kandung Aksa Mahmud Onwer PSM Makassar ini menyampaikan bahwa kondisi sepakbola bisa saja akan berdampak pada banyak hal jika tak segera dilanjutkan.

"Selain finansial klub, juga akan berdampak pada timnas yang sedang melakukan persiapan bermain pada Piala AFF 2022," tutup dia

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close