timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Resmi Bergabung PSM Makassar, Dua Bek Timnas Ancam Singkirkan Agung Mannan dan Erwin Gutawa

Baca Juga

Wiwink-Bola, Minggu 20 November 08:49 WIB

Pemain PSM Makassar rayakan gol kemenangan


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Persaingan di lini belakang PSM Makassar akan makin sengit dalam beberapa musim ke depan. Dominasi Agung Mannan dan Erwin Gutawa serta Safruddin Tahar yang bergantian mendampingi Yuran Ferandes kemungkinan akan tersingkirkan.


Hal itu tak lepas dari kebijakan Bernardo Tavares dalam mengorbitkan pemain muda ke tim senior. Bagi pelatih asal Portugal itu, semua pemain punya kesempatan bermain tanpa menilai dari segi umur.

Jika ada pemain muda yang mampu menunjukkan permainan dengan kemampuan di atas rata-rata. Maka tentu diberi peluang untuk bermain.

Begitu juga dengan pemain senior lainnya, ketika mampu tampil maksimal dalam setiap latihan. Maka tentunya akan diberi kesempatan bermain, meski secara usia sudah tidak mudah lagi.

Dua bek potensial yakni, Ibnul Mubarak dan Sulthan Zaky, dua pemain ini merupakan jebolan akademi PSM Makassar yang juga punya pengalaman memperkuat timnas Indonesia pada kelompok usia tertentu.

Ibnul Mubarak menjadi salah satu pemain jebolan akademi diorbitkan ke skuad PSM musim 2022-2023. Pemain asal Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ini belum mendapat kesempatan bermain.

Meski begitu saat ini ia bersaing dengan nama tenar di PSM, seperti, Yuran Fernandes, Erwin Gutawa, Agung Mannan dan Safruddin Tahar.

Sebelumnya ke tim senior PSM, Ibnul tergabung di dengan PSM U-18 di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2021.

Pemain yang memiliki tinggi 187 centimeter menjadi tumpuan di lini belakang. Dia pun berhasil antar PSM U-18 lolos dari fase grup.

 pemain junior PSM Makassar, Sulthan Zaky Pramana yang baru berusia 16 tahun. Zaky mempunyai keunggulan dari segi fostur badan, tingginya 186 cm sangat ideal bagi pesepakbola.

Zaky merupakan bek pilar Timnas U-16 yang mampu memberi gelar juara Piala AFF namun sayang gagal lolos ke Piala U-17 pada 2023.

Bernardo Tavares mengatakan, dirinya tetap akan menyeleksi pemain yang datang. Namun demikian, jika hasilnya tidak sesuai dia harapkan, maka dirinya memilih untuk memaksimalkan pemain dari akademi.

"Tak ada masalah soal umur, meski pemain muda ketika mampu menunjukkan kerja keras maka saya pastikan akan pilih," kata Bernardo Tavares.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close