timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Liga 1 Tak Ada Kepastian, Klub Mulai Ancam Bubar: Bagaimana Nasib Pemain Asing PSM Makassar?

Baca Juga

Wiwink-Bola, Minggu 20 November 08:49 WIB

Wiljan Pluim


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Sejumlah klub mulai ancam bubarkan pemain di tengah ketidakpastian Liga 1 2022.


Tak adanya jadwal pasti yang dikeluarkan PSSI membuat pihak klub pesimis. Mereka meminta agar pemerintah dalam waktu dekat akan merilis jadwal. 

Jika tidak, maka kemungkinan pemain asing akan meninggalkan Indonesia dalam kemudian memilih berkarir di klub negara lain.

Pasca pemilihan pimpinan PT LIB, saat ini dilakukan sejumlah rapat koordinasi dengan pihak pemerintah. Namun belum ada jadwal yang dikeluarkan.

Sejumlah pemain asing PSM Makassar kemungkinan besar akan meninggalkan klub dan memilih berkarir di negaranya.

Ferry Paulus dan Petinggi Baru PT LIB Menghadap Menpora, Bahas Izin Kelanjutan Liga 1 Para petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Jumat (18/11/2022). Pertemuan berlangsung di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat.

"Tadi kami mendiskusikan beberapa hal, khususnya tentang kelanjutan kompetisi. Ada dari Exco PSSI, kemudian juga Direksi LIB, kemudian Komisaris LIB," ujar Menpora, usai pertemuan.

"Saya mendapatkan beberapa informasi yang disampaikan oleh PSSI dan LIB. Mereka dua hari yang lalu menyampaikan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi ingin bertemu dengan saya untuk audiensi, menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa LIB, dan juga ada keinginan untuk menyampaikan kepada pemerintah untuk melanjutkan kompetisi." Tukasnya.

"Nah, pemerintah mendengarkan apa yang disampaikan oleh teman-teman dari PSSI dan LIB. Salah satu hal yang mendasar buat kita, kompetisi ini sekarang dibutuhkan untuk persiapan tim nasional Indonesia. Kita tahu bahwa tahun depan kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, kemudian ada juga Piala Asia 2023, kemudian juga ada FIFA Matchday yang kita punya kepentingan terhadap peningkatan peringkat kita di FIFA," tambah Menpora.

Namun, Menpora tak bisa mengambil keputusan mengenai kompetisi. Sebab, perizinan ada di tangan Kepolisian.

"Nah berbagai hal yang disampaikan tadi tentu sangat dipahami oleh pemerintah," ucap politisi partai Golkar ini.

"Oleh karena itu hasil dari diskusi ini akan saya diskusikan dengan bapak Kapolri karena pihak Polri yang punya kewenangan untuk mengeluarkan izin keramaian, dan kita berharap tim nasional kita semakin siap," katanya menambahkan.

Menpora pun meminta dukungan dan doa dari para pecinta sepak bola di Tanah Air.

"Jadi mohon doa dan dukungannya teman-teman, kita akan segera mengusahakan bagaimana kompetisi ini bisa berjalan kembali tentu dengan perubahan yang mendasar," ucapnya.

"Dengan transformasi yang dilakukan oleh PSSI dan pemerintah, juga dari pihak Polri, mudah-mudahan semakin baik pengelolaan kompetisi kita dan pembinaan sepak bola kita secara umum," imbuh menteri asal Gorontalo ini.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close