timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Tiga Kelebihan Unik Pelatih PSM Makassar Tak Dimiliki Pelatih Lain di BRI Liga 1. Simak Faktanya...

Baca Juga

Wiwink-Bola, Jumat 30 September 2022 17:27 WIB

Bernardo Tavares


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Menjadi tim tak pernah tersentuh kekalahan hingga Pekan ke-11 BRI Liga 1 2022. Selain itu Pasukan Ramang juga menjadi kontestan kompetisi tertinggi di tanah air yang paling sedikit kebobolan.


Banyak penggemar sepak bola bertanya-tanya kunci kesuksesan PSM Makassar. 

Mereka menilai skuad dimiliki tim yang saat ini bermarkas di Kota Parepare, Sulawesi Selatan itu masih kalah jauh dari beberapa tim lain seperti Persija Jakarta, Bali United, Persib Bandung hingga Borneo FC.

PSM Makassar bahkan membentuk tim untuk BRI Liga 1 2022/23 dengan materi seadanya. Skuad mereka lebih banyak dihuni pemain jebolan Akademi dan eks Liga 2.

Terlepas dari semua itu, prestasi PSM Makassar juga tak lepas dari peran tangan dingin Pelatih Kepala, Bernardo Tavares. 

Pelatih berusia 42 tahun itu mampu membangkitkan PSM Makassar hingga berada di posisi kedua klasemen sementara dengan nol kekalahan.


Tiga Kelebihan Unik Bernardo Tavares


1. Punya Kelebihan Menganalisis Kemampuan Pemain


Banyak yang mengkritik Bernardo Tavares ketika memutuskan untuk mempersilahkan pemain sekelas Saldi, Saiful, Annas Fitranto, Mahdi Albar, hingga Ganjar Mukti untuk keluar dari tim.

Para pemain tersebut dia nilai tak masuk dalam skema permainannya. Posisi pemain tersebut diganti pemain akademi seperti Ananda Raehan Alif, Muhammad Dzaki hingga Victor Jonson.

Bernardo Tavares merupakan mantan tim analisis buat tim raksasa Portugal yakni Porto khususnya dalam mendeteksi bakat pemain muda.

Inilah menjadi modal utama Bernardo Tavares lebih mempercayakan kepada pemain mudanya untuk tampil dalam setiap pertandingan.


2. Berani Melakukan Rotasi


Selain punya keahlian dalam menganalisa pemainnya. Bernardo juga punya kemampuan merotasi pemain. 

Berbeda dengan tim peserta Liga 1 lainnya. PSM Makassar hampir telah menurunkan pemainnya pada Liga 1 hingga memasuki pekan ke-11. 

Hanya penjaga gawang serta bek muda, Ibnul Mubarak yang belum mendapatkan menit bermain. Bahkan di saat Wiljan Pluim absen PSM Makassar berani memasang pemain muda mereka.


3. Orbitkan Pemain Akademi ke Tim Senior


Di antara semua kontestan BRI Liga 1 2022. PSM Makassar menjadi tim yang paling banyak memainkan pemain akademi mereka.

Sejumlah pemain diantaranya, Anada Raehan, Ricky Pratama, Muh Dzaki, Rafli Asrul, Edgar Amping, Victor Jonson hingga Ibnul Mubarak dan kiper Adriansyah.

Pemain inilah dia sebut sebagai wajah PSM Makassar di masa yang akan datang.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close