timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

BRI Liga 1, Dewa United Vs PSM Makassar: Nilmizar Benahi Lini Belakang, Bernardo Beri Pesan Khusus ke Wasit

Baca Juga

Wiwink-Bola, Senin 12 September 2022 05:49 WIB



TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Laga antara tuan rumah Dewa United melawan PSM Makassar dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-10 di Stadion Indomilk Arena; Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (15/09/22) Pukul 19.15 Wita.


Sebelum laga ini dua pelatih tengah menyiapkan skuadnya. Tim tuan rumah bahkan menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap lini belakang mereka. 

Pelatih Dewa United, Nilamizar mengatakan, salah satu penyebab timnya mengalami kekalahan telak pada pekan ke-9 yakni rapuhnya lini belakang.

"Empat gol semuanya dari situasi bola mati, satu lagi dari penalti. Defence kami ada masalah dan harus segera diperbaiki,” ujar Coach Nil Maizar dilansir dari situs LIB. 

Mantan pelatih Persela Lamongan dan PS Tira ini secara terbuka mengaku bingung anak asuhnya bisa kebobolan dengan skor telak.

Menurut Nil Maizar, sebelum laga melawan Bali United, ia sudah menyiapkan dengan rapi, baik strategi maupun taktik menghadapi Serdadu Tridatu. Namun, hasil akhir tidak berpihak pada skuadnya.

“Hasil yang tidak bagus, saya kecewa sekali. Tidak etis, lima gol lahir dari skema bola mati. Saya juga bingung kok bisa begitu. Pertanyaannya, apa yang kami lakukan di sana (Stadion Dipta)?” paparnya kesal.

Menghadapi PSM Makassar, Nilmaizar akan melakukan evaluasi terhadap anak asuhnya. Ia meminta agar semua lini dapat berbenah.

"Selanjutnya kita akan berbenah, untuk melawan PSM Makassar," tutupnya.

Sementara itu PSM Makassar juga tetap mengikuti latihan seperti biasanya. Dalam latihan perdana lima pemain Pasukan Ramang yang masih dalam tahap pemulihan kondisi masih absen.

Lima pemain tersebut diantaranya, Everton Nascimento, Abdul Rahman Sulaeman, Ananda Raehan, Reza Arya Pratama dan Rasyid Bakri.

Sementara itu Pelatih Kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares mengatakan, pertandingan ke depan harus dipimpin wasit netral. 

"Kita berharap pertandingan berjalan dengan baik. Tentunya kami juga menginginkan lawan tim 11 pemain, dan wasit netral tidak berpihak ke kami dan juga tidak berpihak ke lawan," imbuh dia.

Bernardo melanjutkan, dirinya tak menginginkan kepemimpinan wasit sama ketika timnya melawan Persik Kediri pada pekan ke-8. 

Dimana keputusan-keputusan wasit banyak merugikan timnya. Bahkan hanya karena protes, Pluim diganjar kartu merah dan mendapar sanksi lima pertandingan.

Pelatih asal Portugal itu mengaku telah mengamati pertandingan calon lawan, termasuk ketika dikalahkan Bali United dengan skor telak 6-0. 

"Kekalahan mereka kebanyakan dari bola mati. Artinya dari segi permainan mereka tak bisa diremehkan," tukas dia.

Ia melanjutkan, secara keseluruhan permainan Dewa United melawan Bali United tidak buruk. Bahkan menurutnya, dari segi penyerangan Dewa sangat berbahaya.

"Dari segi permainan, mereka punya kualitas penyerangan. Saat lawan Bali mereka mengganti pemain dan keluar menyerang. Jadi jangan pernah remehkan tim ini," tutup dia.

Sebelumnya, Pasukan Ramang kembali menggelar latihan pasca mengalahkan Persabaya Surabaya pada pekan ke-9 BRI Liga 1 2022 di Stadion BJ Habibie, Sabtu (10/09/22) Pukukl 21.00 Wita.

Dalam latihan tersebut tampak sejumlah pemain pilar kembali mengikuti seluruh menu latihan. Yuran Fernandes, Kenzo Nambu dan Wiljan Pluim terlihat dalam latihan perdana.

Selain itu pemain lokal, Duo Sayuri, Ramadhan Sananta, Rizky Ek Pratama juga tak ketinggalan. Muh Dzaki yang belum lama ini disebut dapat pemanggilan dari timnas juga masih terlihat mengikuti latihan.

Di hadapan pemainnya, Bernardo Tavares dengan tegas meminta agar tak pernah sedikit pun meremehkan Dewa United. Ia meminta anak asuhnya untuk tak menjadikan kekalahan Dewa United dari Bali United dengan skor 6-0 sebagai ukuran.

"Dewa United memiliki kualitas. Pada pertandingan-pertandingan sebelumnya juga mampu memperoleh hasil yang tak buruk. Jadi jangan pernah remehkan tim ini," ujar Pelatih asal Portugal ini.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close