timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Berikut Daftar 'Dosa' Oknum PNS yang Tendang Pengendara Wanita di Sinjai. Nomor 2 Pernah Dipolisikan Aniaya Teman Kantor

Baca Juga

Wiwink-Hukum, Jumat 16 September 2022 19:23 WIB

Pelaku jalani pemeriksaan


TIMURKOTA.COM, SINJAI- Kasus Oknum PNS tendang pengendara wanita di Sinjai viral. Saking viralnya, video yang beredar tersebut sampai ke Istana Negara di Jakarka.


Anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka bahkan angkat bicara. Melalui akun resmi twitternya ia mencari diamana tempat kejadian tersebut.

"Ini kejadian diamana," tulisnya.

Beberapa netizen menjelaskan bahwa terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Ia pun meminta agar pelaku ditindak tegas. 

Mantan Menteri Kelautan, Susi Pudjiastuti juga menyayangkan tindakan tersebut."Ini tindakan sangat tidak pantas," tulisnya.

Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), Andi Iswadi Bahar yang diketahui menjabat sebagai Kabid di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dipsora) Sinjai telah diamankan polisi.

Pelaku tampak tertunduk saat digelandang polisi ke Mapolres Sinjai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku telah kita jemput di rumahnya. Sudah diamankan di Polres untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Syahruddin.

Diberitakan sebelumnya, media sosial di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mendadak viral dengan adanya video oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) menendang pengendara wanita hingga terjatuh di jalan raya.

Insiden yang terekam vidoe ponsel pengendara lain itu terjadi di Jl Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (13/09/22) siang.

Hasil penelusuran yang dilakukan media ini mengungkap identitas terduga pelaku diketaui berinisial Andi Iswadi Bahar. Pelaku diketahui merupakan PNS dengan jabatan sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai.

Masih dari hasil penelusuran, menyebutkan ihwal pelaku melayangkan tendangan ke motor pengendara wanita lantaran pengendara tersebut bertabrakan dengan mobil yang dikemudikan pelaku.

"Sebetulnya tabrakannya tidak parah. Motor korban juga tidak jatuh. Tapi tiba-tiba pelaku keluar dari mobil dan langsung menendang motor korban hingga jatuh," kata seorang warga, bernama Wahyu.


Berikut daftar 'Dosa' Andi Iswadi Bahar:


1. Terlibat Perselisihan dengan Keluarganya

Andi Iswadi Bahar diketahui kerap terlibat perselisihan dengan keluarganya. Hal ini disampaikan Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa. Menurutnya, bawahannya itu kerap terlibat permasalahan dengan kerabatnya.

"Memang dari hasil penelusuran yang kami lakukan. Pelaku ini diketahui pernah terlibat dengan perselisihan dengan kerabat dan temannya," tukasnya.

Namun dari info yang didapatkan, perkelahian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

2. Pernah Dipolisikan Aniaya Rekan Kantor

Andi Iswadi Bahar diduga pernah terlibat penganiayaan terhadap bawahannya ketika masih bertugas di salah satu kelurahan di Kabupaten Sinjai.

Perkara tindak penganiayaan itu kemudian berujung pada pelaporan korban di kantor polisi pada tahun 2017.

Namun karena kedua belah pihak sepakat berdamai. Akhirnya korban mencabut laporan polisi hingga proses hukum terhadap pelaku dihentikan polisi.

"Untuk kasus penganiayaan memang pernah ada pada tahun 2017. Terkait dengan status Andi Adi pada waktu ditetapkan tersangka atau tidak, saya tidak dapat memastikan karena kasusnya sudah lama dan anggota yang menangani kasus pada waktu itu telah pindah." Ungkap, AKP Syahruddin.

3. Terancam Penjara Tiga Tahun 

Andi Iswadi Bahar terancam penjara 3 tahun enam bulan. Hal itu sesuai dengan 

Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dari tindakan dilakukan menendang motor korban hingga terjatuh. Pelaku juga bakal dikenakan pasal Pasal 251 KUHP tentang penganiayaan.

"Kalau dari pasal yang dikenakan, pelaku ini terancam penjara maksimal tiga tabun, enam bulan," tukasnya.

4. Andi Iswadi Bahar Sebut Dirinya Tak Sengaja Tendang Korban

Usai diamankan polisi dan videonya viral. Andi Iswadi Bahar mengaku aksinya melakukan tendangan terhadap korban merupakan bentuk spontanitas. Dia bahkan menyebut tak ada unsur kesengajaan.

"Kalau terkait dengan tendangan itu merupakan konsekuensi dari tindakan atas kejadian yang menimpa saya kareja kaget dan spontan. Kalau unsur kesengajaan itu sudah jauh," kata, Andi Iswadi Bahar kepada awak media.

Ia meminta kepada semua pihak untuk menyikapi kasus tersebut secara bijak karena telah ditangani secara hukum.

"Marila sama-sama bijak karena persoalan ini telah ditangani Polres," tutup dia.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close