timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Tiga Fakta Kecurangan yang Sebabkan PSM Tersingkir dari AFC. Nomor 2 Tak Diberi Kesempatan Official Training

Baca Juga

Wiwink-Bola, Jumat 26 Agustus 2022 08:18 WIB

PSM Makassar di Final AFC Zona ASEAN


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Perjuangan PSM Makassar harus terhenti di Final AFC Cup Zona ASEAN. Pada laga final yang dilangsungkan di Stadion KLFA Malaysia. 


PSM Makassar harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 5-2. Dua gol lawan bersumber dari penalti. 

Adapun sepasang gol PSM Makassar lahir dari kaki Yakob Sayuri serta sundulan kepala Akbar Tanjung. 

Dalam laga ini PSM Makassar terlihat tak seperti pada laga-laga sebelumnya. Para pemain kesulitan mengembangkan permainan. 

Alhasil babak pertama mereka dipaksa bertahan hingga lawan mencetak dua gol. Babak kedua PSM Makassar sempat bangkit, dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. 

Namun tak diperkuatnya dua bek andalan, Yuran Fernandes dan Agung Mannan membuat lini belakang PSM Makassar meninggalkan celah yang berhasil dimanfaatkan lawan dengan mengandalkan keunggulan postur pemainnya.

Tavares bahkan menjelaskan, pihaknya merasa terpukul melihat para pemain menangis di kamar ganti. 

Menurut Tavares, seluruh elemen di PSM mempunyai mimpi mereka bisa melangkah ke babak yang lebih tinggi.

“Sebagai pelatih, saya merasa kecewa, karena saya mempunyai mimpi seperti halnya pemain. Sepakbola selalu penuh gairah, dan terkadang kita terbangun dari mimpi. Sangat berat datang ke kamar ganti, dan melihat pemain menangis. Sebab, mereka mempunyai mimpi, begitu juga dengan staf dan suporter.” tukasnya.

Bernardo Tavares menyoroti ada perlakuan khusus yang diberikan tim Malaysia oleh AFC. Menurutnya tim lain termasuk PSM Makassar seakan di anak tirikan.

"Saya tidak mendapat penjelasan terkait alasan pertandingan tunggal dilaksanakan di kandang lawan. Apa tidak mungkin dilaksanakan di tempat lain. Sampai saat ini saya tidak mendapat penjelasan terkait hal itu," tukasnya.



  • Tiga Fakta Kecurangan yang sebabkan PSM Tersingkir dari AFC Cup 2022:



1. Dugaan Penempatan Hotel Berjauhan dengan Venue Pertandingan


Sebagai tim tamu PSM Makassar merasa dirugikan dengan adanya upaya dari pihak penitia pelaksana yang menempatkan skuadnya jauh dari stadion atau venue pertandingan.

"Kondisi ini membuat kami harus melalui perjalanan selama satu jam untuk sampai ke stadion tempat pertandingan." Kata Bernardo Tavares.

Ia mengatakan, dengan perlakuan seperti itu ditambah lagi laga yang sangat padat memaksa timnya kelelahan disepanjang laga.

"Tentunya hal itu berpengaruh terhadap pemain kami. Kami harus melawati perjalanan panjang yang tentunya tidak dialami tuan rumah,"  imbuhnya.

2. PSM Makassar Tanpa Uji Coba Lapangan atau Official Training 


Salah satu yang dianggap paling mengganggu persiapan tim PSM Makassar yakni ditiadakannya Official Training jelang laga.

Bernardo Tavares mengatakan ini sangat merugikan, pasalnya pemain tidak mengenali lapangan. Sehingga akan berpengaruh saat mereka akan mengontrol bola.

"Memang tidak ada latihan resmi di stadion sebelum pertandingan," tutupnya.


3. Suporter PSM Makassar Diserang Oknum Suporter Tuan Rumah


Aksi tak terpuji ditunjukkan oknum suporter Kuala Lumpur City usai pertandingan antara timnya melawan PSM Makassar. 

Ketika rombongan suporter tim tamu hendak meninggalkan stadion. Tiba-tiba bus mereka diserang dengan batu. 

Alhasil kaca bus pecah, bahkan dari serpihan kaca dan batu menyebabkan sejumlah suporter PSM Makassar dilaporkan mengalami luka.

Menurut laporan media setempat. Aksi penyerangan itu dilakukan oknum suporter secara tiba-tiba.

Dimana pihak keamanan mulai melonggarkan penjagaan lantaran para suporter telah berangsur meninggalkan area stdion.

"Tiba-tiba ada sekelompok oknum suporter yang datang dari berbagai arah melempar menda tumpul batu dan kayu masuk ke dalam bus. Rekan kami yang ada didalam mengalami luka, ada terkena serpihan kaca ada juga terkena lembaran batu," ungkap salah seorang suporter PSM Makassar.

Aksi penyerangan dilakukan suporter Malaydia itu kemudian viral di media sosial. Netizen Indonesia tak terima, mereka meminta kepada pihak kemanan dan AFC untuk memberi sanksi kepada pihak panitia penyelenggara.

"Ini bukan hanya nama PSM Makassar. Kami semua suporter klub di Indonesia kecewa dengan perlakuan yang dialami rekan kami di sana. Kalau tidak disikapi dengan tegas, akan ada aksi balasan nantinya," ungkap suporter lainnya.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close