timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Viral Pria Muda Nikahi Nenek di Soppeng. Netizen: Gadis dan Janda Nangis!

Wiwink-Bosowasi, Rabu 22 Juni 2022 07: 41 WIB



TIMURKOTA.COM, SOPPENG- Pernikahan beda usia yang terpaut jauh kembali viral di media sosial. Kali ini pernikahan di Desa Kampiri, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng jadi perbincangan di media sosial.


Dalam unggahan pemilik akun media sosial facebook bernama, Putri Derita menyebetkan bahwa pengantin perempuan bernama, Patimasang sementara pasangan pria bernama, Edi. Menurutnya, pernikahan tersebut dilangsungkan pada Rabu 22 Juni 2022.

"Selamat atas pernikahannya si kampong (sekampung)." tulis Putri Derita dalam unggahannya.



Dikisahkan, pernikahan tersebut merupakan suka sama suka antar kedua mempelai. 

"Suka sama suka ji, pihak keluarga laki-laki datang melamar perempuan," tuturnya.

Dalam sekejap postingan tersebut diserbu ratusan netisen. Mereka penasaran dengan alasan pria menikahi wanita yang sudah setengah abad.

"Buat para gadis-gadis yang merasa cantik dan janda kalian akan menangis melihat ini," tulis akun bernama, Wayhudi.

"Iyya, ini perempuannya pakai pelet apa ya, ko segitunya laki-laki muda mau," timpal, Ikbal.

Pernikahan Beda Usia di Polman



Pernikahan antara M Kasim (70) dan Salma (24) di Dusun Landi, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman pada Sabtu, (18/6/22) mendadak viral di media sosial.

Perbincangan di media sosial facebook makin ramai setelah seorang netizen yang mengaku satu kampung dengan mempelai wanita membuat pengakuan.

Menurutnya, saat duduk dipelaminan. Seorang pemuda datang jadi tamu yang diduga kuat merupakan kekasih dari mempelai wanita.

"Orang polman ini. Pingsan ini perempuan setelah akad nikah karena ada pacarnya," tulisnya dalam kolom komentar.

Namun pengakuan dari netizen tersebut dibantah oleh pihak keluarga pengantin. Menurutnya pernikahan tersebut dilakukan tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak keluarga.

Bahkan, pengantin pria kerap datang ke rumah mempelai wanita sebelum memutuskan untuk menikah.

"Tidak ada paksaan, memang ini pengantin pria sering datang ke rumah mempelai wanit sebelum memutuskan menikah," kata Yahya kerabat dekat mempelai wanita.

Yahya menerangkan, uang panaik atau mahar pun terbilang masih normal-normal saja. Dan tidak dengan nilai fantastis.

"Uang panaik Rp40 juta, ditambah dua cincin. Beras tiga kwintal, beras ketan satu kwintal, gula 100 Kg, tepung 100 Kg dan satu unit lemari pakaian," tuturnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close