timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Kakek dan Istri Berusia 19 Tahun di Kahu Sukses Tuntaskan Malam Pertama. Ada 'Peran' Kayu Bolong Sanrego

Wiwink-Berita Viral, Kamis 12 Mei 2022 05: 35 WIB

Kakek H Andi Linge (69) bersama istri yang baru saja dinikahi, Ina (19) 


TIMURKOTA.COM, BONE- Pernikahan seorang kakek, H Andi Linge (69) dengan seorang janda, Ina yang baru berusia 19 tahun masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warga khususnya di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.


Ada beberapa warga mengaitkan keberanian, H Andi Linge untuk menikahi wanita muda dengan kayu Bolong Sanrego yang selama ini dikenal memiliki kasiat dalam hal menambah kekuatan stamina vitalitas pria dewasa.

"Biar kakek, tapi kalau betul ada kayu Bolong Sanrego yang asli napegang. Masih bisah hamil itu perempuan sampai tiga kali," kata seorang warga, Anto.

Menurut Anto, kayu asli Bolong Sanrego sudah sangat sulit ditemukan. Bahkan kata dia kalau ada yang memiliki kebanyakan orang tua. Menurutnya, yang beredar sekarang kayunya hanya menyerupai.

"Ia bisa jadi jenis kayunya sama. Namun yang asli sesuai dengan sejarah ya itu tempat menambatkan seekor kuda hitam yang mampu menghamili puluhan betinanya," jelas dia, sambil membeberkan bahwa kayu yang dimaksud telah lama habis diambil warga.

Masih kata Anto, di daerah Bone Selatan bukan hal langka pernikahan kakek dengan wanita muda. Sudah sering terjadi, namun tak semua viral.

"Banyakmi, ada juga tahun lalu di Desa Palakka, itu juga yang orang kayanya Palattae baru-baru juga nikahi anak mahasiswa." Ujarnya.

Video pernikahan H Andi Linge dengan pujaan hatinya, Ina mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman usai ijab kabul. Sejumlah kerabatnya bahkan histeris berteriak saat prosesi 'Mappasikarawa' (prosesi dimana pengatin pria pertama kali menyentuh pasangannya).

Bahkan ada beberapa wanita berteriak meminta agar pengantin laki-laki mencium kening pasangannya.

"Cium, cium, cium dulu keningnya Etta Aji," kata seorang wanita dibarengi teriakan histeris kerabat pengantin.

Kepala Desa Sanrego, Andi Malla menceritakan awal pertemuan antara H Andi Linge dengan Ina yang merupakan warga Kajuara.

"Jadi seperti biasanya kalau musim panen padi banyak warga dari luar kecamatan datang 'Massangki' (tenaga panen padi musiman). Salah satunya pasangan wanita ini," ujarnya.

Dalam proses pembicaraan atau lamaran tak ada kendala berarti. Pihak perempuan mematok uang panaik (mahar) sebesar Rp10 juta.

"Uang panaik Rp10 juta, kedua pihak sepakat," imbuhnya.

Video pernikahan H Andi Linge dengan Ira viral di media sosial pada Selasa (10/05/22).

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close