timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Usai Diamankan, Ini Alasan Pelaku Nekat Tikam Dada Kompol Purn Kamaruddin hingga Tewas

Wiwink-Peristiwa, Sabtu 12 Februari 2022 06: 19 WIB

Pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polres Soppeng guna proses hukum lebih lanjut

TIMURKOTA.COM, SOPPENG- Pasca diamankan di Mapolres Soppeng. Empat orang pelaku yang terlibat dalam insiden penikaman Kompol Purn Kamaruddin mengakui perbuatannya. Sebelum kejadian ke empat pelaku terlibat insiden di jalan raya bersama dengan AR yang merupakan anak kandung dari Kompol Purn Kamaruddin.


Ketersinggungan di jalan raya itu berbuntut panjang, para pelaku yang memang tengah menguasai senjata tajam melakukan pengejaran terhadap AR hingga ke depan rumahnya di Abbanuang, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.

Setelah sampai di depan rumahnya, AR bersama dengan teman wanitanya, EL lari masuk ke dalam rumah dengan maksud untuk menyelamatkan diri dari kejaran empat pelaku.

"Anak korban yang merasa terancam masuk ke dalam rumah meminta pertolongan. Mendengar keributan korban ini keluar rumah dan disitulah terjadi insiden penikaman," beber Kasat Reskrim Polres Soppeng, Iptu Noviarif Kurniawan.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah yang menewaskan mantan Kapolsek Amali, Kompol Purn Kamaruddin (63) terungkap para pelaku telah diamankan polisi. Mereka adalah, Surya Nurgrah (19), Erpandi (21), Yusril Mahendra (19), dan Zainal (20) ke empatnya merupakan warga Desa Benteng Tellue, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Empat pelaku yang awalnya sempat bersembunyi usai kejadian memilih untuk menyerahkan diri ke Polres Bone. Selanjutnya pelaku diantar langsung oleh Kapolres Bone ke Mapolres Soppeng guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, beredar foto OTK hasil tangkapan camera CCTV usai diduga melakukan pemarangan terhadap Kompol Purn Kamaruddin di Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. 

Dalam rekaman itu pelaku berjumlah empat orang. Mereka mengendarai sepeda motor KLX dan Honda Scoopy. Pengendara Scoopy memakai helm serta jaket. Kemudian berboncengan dengan pelaku lain yang hanya memakai jaket.

Begitu juga dengan pengendara KLX, memakai helm warna merah, sementara boncengannya tak memakai helm. Sebelum menyerang Kompol Purn Kamaruddin para pelaku sempat mengejar anak korban bernisial, ARY.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Resort Soppeng masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan terhadap Kompol Purn Kamaruddin yang merupakan mantan Kapolsek Amali, Polres Bone.

Keterangan yang diperoleh dari Pihak Polres Soppeng. Insiden yang menyebabkan nyawa Kamaruddin melayang bermula dari aksi kejar-kejaran yang dilakukan pelaku dengan seorang pelajar beriinisial, ARY yang tak lain adalah anak kandung dari Kompol Purn Kamaruddin.

Pelaku mengendarai sepeda motor mengejar ARY sampai ke depan rumahnya di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Mendengar ada ribut-ribut, Kompol Purn Kamaruddin kemudian keluar rumah. 

Sesampai di depan rumahnya, ia langsung diserang pelaku dengan cara ditebas parang yang mengenai bagian dada sebelah kanan. Kondisi Kompol Purn Kamaruddin yang kritis sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak terselamatkan.

"Di tengah jalan ini ARY mendahului kendaraan pelaku. Setelah itu terjadi ketersinggungan. Hingga akhirnya, ARY dikejar pelaku. Sesampai di depan rumah, korban waktu itu keluar rumah tiba-tiba diparangi sama pelaku," tulis dalam keterengan Pers Kepolisian Resort Soppeng.

Saat ini anggota Polres Soppeng sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku. Usai melancarkan aksinya melarikan diri ke arah perbatasan Kabupaten Bone dengan Soppeng.

"Pelaku dalam pengejaran kami. Ciri-ciri sudah diketahui. Tinggal bagaimana menemukan dan meproses sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.

Berdasarkan profilnya, Kamaruddin menjabat sebagai Kapolsek Amali pada 2014 lalu saat Kapolres Bone masih dijabat, AKBP Juliar Kus Nugroho. Ia kemudian digantikan posisinya oleh Iptu H Ansar pada akhir 2016.



Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close