timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Remehkan Indonesia, Eks Pelatih Thailand: Mereka Hanya Setara Pemain Cadangan Kami


Editor: hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, SINGAPURA-
Lagi-lagi Timnas Indonesia diremehkan dalam keikut sertaanya pada Piala AFF 2020. Meski telah membuktikan diri dengan melaju ke partai puncak, namun tetap saja ada pihak menganggap remeh kekuatan Pasukan Garuda.

Terbaru, mantan Pelatih Thailand, Witthaya Laohakul bahkan menyebut Timnas Indonesia bukan lawan sepadan dengan Thailand. Menurutnya, Thailand bisa dengan mudah mengalahkan Asnawi dkk hanya dengan menurunkan pemain cadangan mereka.

"Jika seluruh pemain inti bisa bermain, Thailand hanya perlu mengeluarkan 70 persen kemampuannya untuk menang," katanya dikutip dari, Siam Sport.

Menurutnya Indonesia hanya punya satu keunggulan yakni serangan balik cepat. Selebihnya tak lebih baik dari tim yang pernah dikalahkan Thailand pada laga sebelumnya.

"Saya pikir final melawan Indonesia tidak terlalu sulit. Indonesia hanya bagus saat serangan balik," terang, pria yang pernah memperkuat Hertha Berlin itu.


Pratama Arhan Absen


Panitia Piala, AFF mengenfirmasi bahwa salah seorang pemain Timnas Indonesia dipastikan absen pada Leg I Final Piala AFF 2020.

Penyebabnya adalah, akumulasi kartu kuning. Hal itu dikonfirmasi langsung Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto.

Nova juga menyebut AFF, yang sebelumnya tak mencantumkan kartu kuning untuk Arhan pada leg kedua, sudah mengoreksi catatan statistik sehingga pemain muda Timnas Indonesia itu tak akan bermain saat skuad Garuda bertemu tim Gajah Perang di leg pertama.

"Benar [Arhan terkena akumulasi di final leg pertama], dan sudah dikoreksi. Pas kejadian penalti di menit terakhir babak kedua," ujar Nova mengenai kartu kuning yang diterima Arhan pada leg kedua dilansir CNN Indonesia


Sebelumnya dalam catatan statistik pertandingan, tercantum Indonesia hanya mendapat satu kartu kuning atas nama Fachruddin Wahyudi Aryanto.

Mengacu pada laporan menit per menit pertandingan dari situs resmi AFF, juga tidak ada keterangan kartu kuning untuk Arhan.

Namun, seperti dikatakan Nova, Arhan sudah dipastikan absen dan AFF sudah mengoreksi kesalahan pencatatan soal kartu tersebut.

Pemain PSIS Semarang itu mendapat kartu kuning dalam dua leg semifinal melawan Singapura. Pada leg pertama, Arhan dihadiahi kartu oleh wasit Kim Hee Gon setelah melanggar gelandang The Lions, Song Ui Yong.

Sementara, seperti dijelaskan Nova, Arhan mendapat kartu pada leg kedua dalam insiden menit akhir waktu normal ketika dianggap melanggar Shawal Anuar yang juga berbuntut hukuman tendangan 12 pas.

Penalti untuk Singapura yang dieksekusi Faris Ramli tak berhasil mengubah skor karena penyelamatan Nadeo Argawinata.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close