timurkota.com

timurkota.com

Terdepan Mengabarkan

Tak Ada Kejelasan Soal KTM, Lembaga Mahasiswa Se-FEB Unismuh Makassar kembali Datangi WR 2

Lembaga Se-FEB Universitas Muhammadiyah Makassar melakukan audiens dengan Wakil Rektor 2 terkait permasalahan Kartu Tanda Mahasiswa

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-

Lembaga Se-FEB Universitas Muhammadiyah Makassar melakukan audiens dengan Wakil Rektor 2 terkait permasalahan Kartu Tanda Mahasiswa yang tak kunjung mendapat kejelasan, Selasa, (09/02/21).

Dalam audiens tersebut dihadiri perwakilan pengurus lembaga Se- FEB Unismuh Makassar diantaranya BEM FEB, HMJ Manajemen, HIMANSI, HIMAJEP, HIMAKIS, PIKOM IMM FEB, DAN HIMAPA

Ketua Umum FEB, Darmawan menjelaskan beberapa keganjalan terkait pengadaan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang sejak 2015 bermasalah.

"Sejak Tahun 2015 pengadaan KTM bermasalah, banyak mahasiswa yang telah mengurus namun sampai sekarang belum memiliki KTM. Bahkan sudah banyak yang telah selesai akademiknya namun tidak mendapatkan KTM." Ucap darmawan

"Padahal sebenarnya KTM sebagai kartu identitas mahasiswa yang terdaftar di Universitas Muhammadiyah Makassar itu perlu untuk mahasiswa untuk mengurus segala sesuatu yg berkaitan dengan kemahasiswaan, salah satunya adalah pencairan beasiswa yang akan diterima oleh mahasiswa. Nah, mereka tidak bisa mendapatkan beasiswa tersebut jika tidak mempunyai KTM. Akhirnya, mereka mengurus diluar kampus". Lanjut Darmawan kepada Wakil Rektor 2

Wakil Rektor 2 yang menemui  perwakilan Lembaga Mahasiswa se-FEB ini mengatakan pihaknya akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke BSI yang menangani KTM.

"Jika saya sudah sampaikan ini kepada pihak BSI untuk segera mempercepat pengadaan KTM kepada mahasiswa. Namun belum ada realisasi, maka BSI sebagai mitra dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk pengurusan mengenai pembayaran BPP/SPP, pengadaan KTM dan sebagainya kita ganti dengan Bank lain yang siap memperadakan KTM ini" ucap Wakil Rektor 2

Sebelum audiens selesai Darmawan selaku ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengatakan akan kembali melakukan audiens dengan pihak Bank terkait.

Direktorat Keuangan, dan WR 2 agar semuanya bisa mendapat titik terang karena hal ini bukan hanya sekali dipertanyakan tentang pengadaan KTM yang lambat tapi ini sudah mengakar dan meresahkan mahasiswa Unismuh, terkhusus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close