timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Pembangunan Taman Tutupi Drainase, Warga Bone: Kami Jadi Langganan Banjir!

Kondisi Jl Jenderal Sudirman, Kota Watampone, Kabupaten Bone, setiap musim hujan tiba (foto: wiwin/timurkota.com)

TIMURKOTA.COM, BONE-

Pembangunan taman tepat di depan gerbang Makam Pahlawan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Watampone  Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan picu wilayah tersebut jadi langganan banjir setiap turun hujan.

Bahkan menurut warga setempat, hujan dengan intensitas ringan pun dapat menyebabkan genangan air. Hal itu lantaran saluran pembuangan air ke drainase tertutupi bangunan taman.

Salah seorang warga Wahyudi mengeluhkan bangunan tersebut. Menurutnya,  pemerintah semestinya tak melupakan dampak terhadap warga dalam setiap pembangunan fisik.

"Saya secara pribadi tidak mempermasalahkan pembangunan kalau tujuannya pempercantik kota. Tapi perhatikan kami juga, masa cantik dilihat, terus kami yang setiap hari rasakan dampaknya," kata, Wahyu saat ditemui timurkota.com di Jl Jenderal Sudirman.

Wahyudi mengatakan, ketika hujan deras mengguyur lokasi. Tinggi air mencapai lutut orang dewasa. 

"Dan airnya itu masuk ke halaman rumah warga. Dalam membangun perhatikan juga dampak bagi warga jangan hanya  keuntungan dari proyek itu diutamakan," katanya lagi.

Sementara itu, salah seorang pengendara yang melintas di lokasi merasa terganggu dengan adanya genangan air di lokasi.

"Bahaya ini pak, bisa-bisa kami kecelakaan. Karena di sini pertigaan jalan sementara kalau hujan badan jalan tertutupi air," kata, Andi Wiwin.

Warga Kecamatan Sibulue ini mengaku hampir setiap hari melintas di jalan tersebut. Ia bahkan mengaku kaget karena pas pembangunan rampung langsung datang banjir.

"Dulu tidak pernah banjir di sini. Karena saluran drainase lancar, sekarang setiap hujan banjir, kalau tidak cepat dibenahi ujungnya terjadi kecelakaan lalu lintas saya yakin itu," ungkapnya meyakinkan.

Pembangunan taman dan trotoar tersebut diketahui di bawah naungan Dinas Tarkim Kabupaten Bone. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak Dinas Tarkim Bone ataupun bagian yang menangani pembangunan ini.


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close