timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Demi Tipu Janda Kaya Raya, Pria Buat Satuan TNI Gadungan. Beraksi Lintas Provinsi

Sindikat anggota TNI gadungan ditangkap polisi (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, 

Di awal tahun 2021, tindak pidana penipuan berkedok oknum TNI marak. Mereka menyasar janda dan wanita kesepian.

Untuk mengungkap kasus yang melibatkan puluhan pelaku itu. Polda Sumsel bahkan melakukan koordinasi dengan beberapa Polda lain di Indonesia.

Termasuk, Polda Sulawesi Selatan pasalnya para pelaku merupakan residivis yang diketahui memiliki keahlian dalam melancarkan aksinya.

Salah satunya, ahli dalam merekrut anggota baru. Pelaku memanfaatkan aplikasi facebook namun untuk saat ini aplikasi Bigo Live yang paling sering dijadikan alat pelaku untuk menggaek korban.

Kasus ini terungkap bermula dari salah seorang anggota sindikat bernama Septiawan Wijaya (23) pangkay Letda gadungan menipu korban, Evi Tamala (25).

Den Intel Kodam II Sriwijaya Letda inf Hariyanto mengatakan pelaku,  merupakan salah satu kelompok jaringan penipuan dengan menggunakan seragam TNI.  Saat ditangkap kemarin, Jumat (29/1/2021), pelaku langsung diserahkan ke Polrestabes Palembang untuk proses hukum selanjutnya.

"Pelaku diamankan terkait kasus penipuan, kami mengetahui kejadian tersebut setelah ada korban yang melapor," ujar Hariyanto katanya dalam rilis yang diterima media ini.

Pelaku Septian mengatakan, ada puluhan orang anggotanya tersebar dan dikendalikan seorang hacker.

"Pernah sekali pak diamankan di Polda Sumsel, saat itu ngaku polisi. Kami jaringan dengan anggota banyak" katanya ditemui di SPKT Polrestabes Palembang kemarin.

Menurut dia, aksi tersebut dilakukan dengan modus melalui media online seperti Bigo Live.

"Sasaran kami lebih kepada perusahaan yang meminta jasa penjagaan, dan sudah empat bulan ini kami menipu dengan modus sebagai TNI," ucapnya.

Septiawan mengaku dibayar gaji sebulan Rp6 juta dari jaringan organisasi penipuan ini. Untuk target sendiri tergantung di lapangan.


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close