timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

20 Terduga Teroris di Makassar Dibekuk. Di Bone, Densus 3 Kali Lakukan Penangkapan

Ilustrasi penangkapan terduga pelaku terorisme (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-

Dalam Siaran Pers, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Merdysam mengungkapkan, Densus 88 Antiteror meringkus 20 orang terduga teroris di Kota Makassar, Sulawesi Selatan Rabu (06/01/21) pukul 06.00 WITA. 

Saat melakukan penggerebekan, Densus menembak mati dua tersangka lantaran mencoba melakukan perlawanan dengan cara menyerang petugas menggunakan parang dan senapan angin PCP.

MR bersama menantunya, SA tewas tertembak di kompleks Villa Mutiara Biru 11 No 1 dan No 24, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar.

"Telah dilakukan penindakan oleh Densus 88 Mabes Polri terhadap jaringan terorisme di Villa Mutiara. 20 orang pendukung jaringan khilafa ISIS. Dua orang meninggal dunia, sementara seorang lagi, I (17) mengalami luka," kata kapolda Sulsel dalam keterangan persnya.

Kelompok yang tertangkap kata, Jenderal Merdysam selama ini memang aktif dalam melakukan persiapan-persiapan tindakan terorisme. Mulai dari rutin naik ke gunung, melakukan latihan tembak, hingga ditengarai jadi donatur pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Jolo, Philipina.

"Pada Tahun 2016, mereka sempat bermaksud hijrah untuk bergabung dengan ISIS di Suriah, namun berhasil digagalkan di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Diketahui pula, bahwa Sejak Oktober 2020, mereka aktif latihan menembak dan naik gunung," katanya lagi.

Selain di Makassar disebutkan pula bahwa beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Selatan rawan jadi tempat persembunyian pelaku terorisme.

Salah satunya Kabupaten Bone. Di daerah ini Densus tercatat tiga kali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku terorisme diantaranya, tahun 2013 tiga orang diamankan  masing-masing S(50), J Alias U (37) dan U (17) ditangkap di Desa Bila, Kecamatan Amali Kabupaten Bone. Satu dari tiga terduga pelaku ditembak mati Densus 88 pada, Kamis (13/10/2013).

Selanjutnya, YD (35) dan BD (34) dibekuk Densus 88 di Desa Liliriawang, Kecamatan Amali, Bone, Sulawesi Selatan, dalam penguasaan dua pelaku polisi menyita barang bukti berupa bahan kimia pembuatan Bom yang disembunyikan di kebun. Keduanya ditangkap Jumat (10/8/2018)

Terakhir, Senin (18/11/2019) bertempat di Jl Urip Sumuharjo, Kelurahan Walanae, Kecamatan Tanete Rittang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ditangkap buruh bangunan asal Bojongsero, Jawa Barat berinisial, BH.

***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close