timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Poros Bontocani-Maros Ditutup Sementara. Warga Mattirowalie dan Watang Cani Gotong Royong. Lakukan Ini...

Warga dari Desa Mattirowalie dan Watang Cani melaksanakan gotong royong di poros Karetae menuju Kecamatan Libureng (foto: Istimewa

TIMURKOTA.COM, BONTOCANI-


Puluhan warga dari dua desa yakni Mattirowalie bersama Watang Cani, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone menggelar gotong royong membenahi jalan alternatif menuju Makassar melalui poros Dusun Kanrung ke Dusun Batu Putih, Desa Baringeng, Kecamatan Libureng.

Gotong royong yang dipimpin, Kepala Desa Mattirowalie, Andi Syahrir Natsir bersama dengan perwakilan warga Desa Watang Cani yang dipimpin Sekdes.

"Ini sebetulnya telah menjadi tradisi bagi kami. Gotong royong rutin dilakukan, entah itu pengerjaan jalan atau hal lain. Bahkan warga kami ketika berkebun karena mayoritas bekerja sebagai petani perkebunan juga selalu dikedepankan sistem gotong royong atau kami istilahkan 'Paolli'," kata adik kandung anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Irwandi Natsir ini.

Mengenai gotong royong dengan melibatkan warga dari desa tetangga. Dirinya menjelaskan, hal itu merupakan usulan dan keinginan warga khususnya mereka yang memiliki mobil angkutan.

"Iya, jadi untuk saat ini jalan poros Bontocani yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Maros dalam tahap perbaikan dengan rabat beton. Tentu ini akan menjadi kendala bagi warga yang memiliki mobil angkutan." Ungkapnya.

Sebagai solusi kata Andi Syahrir, maka dilakukan gotong royong untuk melakukan penimbunan dibeberapa titik jalan.

"Jadi solusinya adalah jalur Dusun Kanrung menuju Libureng kita benahi. Setelah berkoordinasi dengan pak Desa Watang Cani, akhinya diputuskan bahwa dilakukan kerja bakti bersama dan alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan,"katanya lagi.

Sementara seorang sopir mobil angkutan, Hamzah mengatakan jalan alternatif sangat mambantu ketika dirinya hendak menjual hasil bumi ke Kota Makassar.

"Sebenarnya jalan di sini sudah bagus karena telah dilakukan rabat beton. Namun di pinggirannya ini memang butuh timbunan. Setelah gotong royong sudah tidak ada lagi kendala," bebernya.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close