Iklan

Tiga Pendemo Tafa’dal Jilid II Dilarikan ke RS, Diduga Dihantam Oknum Satpol PP Bone

tim redaksi timurkotacom
Jumat, November 28, 2025 | 9:04 PM WIB Last Updated 2025-11-28T14:04:54Z

Terlihat mahasiswa menderita luka pada bagian kepala usai mendapat pukulan petugas (foto: wiwin timurkota)

TIMURKOTA.COM, BONE- 
Tiga peserta aksi Tafa’dal Jilid II dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menerima pukulan dari oknum Satpol PP Bone saat berlangsungnya unjuk rasa. 

Peristiwa ini terjadi di tengah kericuhan saat demonstrasi menuntut aspirasi warga, yang semula berlangsung damai.

Saksi mata menyebutkan, ketiga pendemo tampak terluka dan harus segera mendapatkan perawatan medis. 

Kejadian ini memicu keprihatinan publik karena dugaan tindakan represif dari aparat terhadap peserta aksi yang menyuarakan pendapatnya secara damai. 

Pihak keluarga korban langsung mendampingi para pendemo di rumah sakit untuk memastikan kondisi mereka.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan Satpol PP Bone belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. 

Publik menantikan klarifikasi dan penjelasan, sekaligus berharap kasus ini menjadi perhatian agar penanganan aksi demonstrasi tetap sesuai prosedur dan mengedepankan keselamatan peserta.

Sedikitnya tiga orang mahasiswa mengalami luka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai jadi korban pemukulan oknum dari Satuan Polisi Pamog Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone di halaman Kantor Bupati Bone, Jl Ahmad Yani, Kota Watampone, Senin (02/11/2020).

Unjuk rasa gabungan beberapa organisasi di Kabupaten Bone yang menamakan dirinya kelompok Cipayung awalnya berlangsung tertib. Hanya saja, massa dihalau sejumlah aparat dan tidak dibiarkan masuk ke halaman Kantor Bupati Bone.

Pihak keamanan hanya memperbolehkan perwakilan mahasiswa masuk namun tawaran itu ditolak pendemo. Hingga akhirnya ada beberapa mahasiswa mencoba merangsek masuk melalui pagar bagian depan kantor bupati.

Melihat adanya mahasiswa mulai memadati halaman kantor bupati. Para petugas dari Satpol PP berupaya menghalau keluar hingga akhirnya terlibat bentrok. Akibatnya tiga orang mahasiswa terluka.

"Tiga orang anggota kami terkena lembaran dan mengalami luka pada bagian kepala," tukas, Korlap Aksi, Muh Nurwan Tifta.

Nurwan Tifta menyayangkan sikap arogansi pihak keamanan.

"Aparat seharusnya bukan memukul  karena tugas dan fungsi dari pihak keamanan itu mengayomi, melindungi, bukan sebaliknya" Ungkapnya

Pasca mendapat serangan, mahasis yang terluka selanjutnya dilarikan ke RSUD Tenriawaru Kota Watampone untuk mendapat pertolongan medis.

Aksi unjuk rasa ini dilakukan mahasiswa sebagai bentuk evaluasi kepemimpinan Tafa'dal Jilid II. 



Wiwin

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiga Pendemo Tafa’dal Jilid II Dilarikan ke RS, Diduga Dihantam Oknum Satpol PP Bone
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }