timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Ponakan Korban Pembunuhan di Bone: Kalau Kalian Pukul Masih Bisa Terobati, Tapi Nyawa Tak Bisa Kembali

Lima terduga pelaku pembunuhan di Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone,  Sulawesi Selatan (dok)
TIMURKOTA.COM, BONE-

Melalui unggahan di akun pribadi media sosial facebook miliknya. Evha Agvensaa Rudyansyah Rudsam memajang lima wajah terduga pelaku pembunuhan sadis yang sempat terekam CCTV di Dusun Lappa Mancelling, Desa Gona, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Selasa (07/07/2020)

Evha menulis ungkapan kekecewaan terhadap para pelaku yang diketahui satu keluarga menghabisi korban.

"Satu keluarga nda ada rasa kemanusiaannya. Bantai orang kayak bantai binatang, entah mau disebut apa kalian semua, bapak, anak, menantu sama saja keluannya ibl**," ungkapnya.

Evha melanjutkan, dirinya bersama keluarga sangat kehilangan dengan sosok Rustam alias Karang (25).

"Kami sedang beradaptasi tampanya. Mudah-mudahan mendapat hukuman setimpal paling tidak hukuman seumur hidup," katanya mengakhiri tulisannya.

Semua Pelaku Telah Ditangkap

Berdasar hasil pengembangan pemeriksaan terhadap pelaku TP. Dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, atau penganiayaan yang menyebabkan korban Rustam alias Karang (25) meninggal dunia. Empat pelaku kembali ditangkap masing-masing, AD, AR, RM dan BB.

Diberitakan sebelumnya, Tindak pidana penganiyaan yang mengakibatkan menghilangkan korban meninggal dunia terjadi di Dusun  Lappa Mancelling, Desa Gona, Kecematan Kajuara, kabupaten Bone,  Senin, (06/07/ 2020) sekira Pukul 00.30 Wita.

Korban yang bernama Karang umur 25 Tahun dengan pekerjaan Sebagai petani tinggal di dusun lappa Mancelling Desa Gona kabupaten Bone.

Sementara pelaku utama bernama Faisal Bin Abidin berusia 20 Tahun pekarjaan Wiraswasta alamat Dusun Jawi-jawi,  Desa Bulu Tana, Kecematan Kajuara Kabupaten Bone.

Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kajuara.

Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebilah badik dengan cara menusuk bagian perut, wajah, paha, kepala dan kaki Korban.

"Korban sempat dilarikan ke Pusksesmas Balangnipa Kabupaten Sinjai untuk dilakukan perawatan namun nyawa korban tidak bisa tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Balangnipa," kata Kapolsek Iptu Samsu Rijal menjelaskan.

(win/as)

Berita Populer

close