![]() |
| Terlihat mobil Mengangkut jerigen di area SPBU Kecamatan Cina (Foto: Dok. Hasil tangkapan layar akun Facebook Takdir Andi) |
TIMURKOTA.COM, BONE- Polemik terkait dengan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone terus berlanjut.
Dalam unggahan pemilik akun media sosial Facebook bernama Mode Inspirasi menyampaikan bahwa ada salah seorang warga Kecamatan Sibulue bernama Mus diduga kuat melakukan pengambilan dengan jumlah yang besar.
Dia pun curiga adanya dugaan main mata dengan melibatkan pihak SPBU serta Satgas yang bertugas di lokasi. Menurut sumber tersebut pengambilan dengan jumlah besar dalam setiap hari menimbulkan kecurigaan adanya penimbunan.
"Ada dibilang Pak Mus orang Sibulue, di SPBU Buludua Kecamatan Cina. Luar biasa dia, tiap hari masuk ambil 30-50 jerigen. Entah bagaimana caranya sehingga dia bisa ambil sebanyak itu dalam sehari. Tapi Satgas di sini lihat-lihat saja ada apa yah," terangnya.
Pernyataan ini didukung dengan beberapa video yang beredar di akun media sosial facebook. Salah satunya salah seorang aktivis Andi Takdir. Dia menunjukkan dalam videonya adanya tumpukan jerigen yang diangkut dengan mobil pick up.
Manajer SPBU Kecamatan Cina, A. Sudarman, SE yang dikonfirmasi tim timurkota.com mengatakan, informasi tersebut tidak benar.
Menurutnya, perorang hanya diberi kuota paling banyak 10 jerigen setiap hari untuk satu surat rekomendasi.
"Tidak ada sampai 30 jerigen pak. Pertanian maksimal 10 saja persurat," ungkapnya saat dikonfirmasi via sambungan telepon seluler.
Ketua Satgas Merah Putih untuk SPBU Kecamatan Cina, Irwanto yang dikonfirmasi via sambungan telepon selular mengatakan, terkait dengan pengambilan BBM tidak ada sampai 30 jerigen.
"Pak Mus memang area pengambilannya di sini. Namun tidak sampai 30 jerigen untuk satu orang," ungkapnya.
Namun Irwanto sendiri menjelaskan bahwa dalam proses pengambilan BBM terkadang ada titipan dari warga lain sehingga terlihat banyak.
"Kadang yang menitip sehingga banyak terlihat," tambahnya. (*)


