Iklan

Warga Dua Dusun di Bone Gotong Royong Bangun Jembatan dan Perbaiki Jalan Pascabanjir, Harapkan Dukungan Pemerintah dan Dunia Usaha

Redaksi-timurkota
Minggu, Juni 21, 2026 | 11:51 AM WIB Last Updated 2026-06-21T06:13:30Z

Warga Dusun Ujung dan Dusun Bancetajjurue gelar gotong royong membangun jembatan yang sudah rusak dan juga jalanan, Minggu, (21/06/26)

Penulis: Syamsul Bahri Arafah 
Editor: timurkota.com


TIMURKOTA.COM, BONE – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. 

Warga Dusun Ujung dan Dusun Bancetajjurue secara bersama-sama menggelar kerja bakti membangun jembatan serta memperbaiki jalan yang rusak akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu. 

Kegiatan sosial ini berlangsung pada Ahad (21/6/2026) dengan melibatkan puluhan warga dari kedua dusun.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 2,5 meter dan lebar 4 meter. 

Infrastruktur sederhana tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Dusun Bancetajjurue dengan wilayah sekitarnya. 

Setiap hari, jembatan itu digunakan oleh pelajar yang berangkat ke sekolah serta warga yang menjalankan aktivitas ekonomi dan pertanian.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Arasoe, Satria mengatakan kerusakan jembatan dan jalan akibat banjir sempat mengganggu mobilitas masyarakat. 

Karena itu, warga memilih bergerak cepat melakukan perbaikan secara swadaya sambil menunggu adanya bantuan dari pihak terkait.

Menurut Satria, pembangunan jembatan dan perbaikan jalan tersebut sepenuhnya dilakukan melalui kolaborasi masyarakat Dusun Ujung dan Dusun Bancetajjurue. 

Dana yang digunakan untuk membeli material seperti pasir dan semen berasal dari partisipasi warga yang peduli terhadap keberlangsungan akses transportasi di daerah tersebut.

“Jembatan ini memang berukuran kecil, tetapi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat. Selain menjadi jalur utama anak-anak menuju sekolah, akses ini juga digunakan warga untuk menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil perkebunan. Karena itu, warga berinisiatif bergotong royong memperbaikinya,” ujar Satria saat dikonfirmasi TimurKota.com.

Meski progres pembangunan terus berjalan, masyarakat mengakui masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama terkait kebutuhan material dan pendanaan. 

Oleh sebab itu, warga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bone maupun pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk ikut berkolaborasi membantu penyelesaian pembangunan infrastruktur desa.

Dukungan dari pemerintah maupun sektor swasta dinilai penting mengingat akses jalan dan jembatan yang memadai dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar aktivitas pendidikan, serta mendukung produktivitas sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat. 

Infrastruktur pedesaan yang baik juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga Dusun Ujung dan Dusun Bancetajjurue menjadi contoh nyata kepedulian sosial dalam membangun daerah. 

Dengan mengedepankan budaya gotong royong, masyarakat berharap pembangunan jembatan dan perbaikan jalan dapat segera rampung sehingga aktivitas warga kembali normal dan akses transportasi desa semakin aman serta nyaman digunakan. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Warga Dua Dusun di Bone Gotong Royong Bangun Jembatan dan Perbaiki Jalan Pascabanjir, Harapkan Dukungan Pemerintah dan Dunia Usaha
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }