![]() |
| Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan (Dishub). |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan sosialisasi sekaligus peninjauan langsung ke Pasar Rakyat Arasoe, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar serta menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan aman.
Dalam kunjungan tersebut, personel Dinas Perdagangan tidak hanya memberikan sosialisasi kepada para pedagang mengenai tata kelola perdagangan yang baik, tetapi juga meninjau sejumlah fasilitas pasar yang selama ini dikeluhkan pedagang.
Salah satu fokus perhatian adalah kondisi atap seng di beberapa lapak yang mengalami kerusakan dan dinilai perlu mendapat penanganan lebih lanjut.
Koordinator Pasar dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, Jumartini, SE, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi pedagang serta memastikan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh pedagang untuk terus menjaga kebersihan lingkungan pasar demi menciptakan suasana yang nyaman bagi pembeli.
"Kami hadir untuk memberikan sosialisasi kepada pedagang sekaligus melihat langsung kondisi pasar yang menjadi keluhan masyarakat. Kebersihan pasar dan kenyamanan pengunjung harus menjadi perhatian bersama agar aktivitas perdagangan semakin berkembang," ujar Jumartini kepada TIMURKOTA.COM.
Di waktu yang sama, Dinas Perhubungan Kabupaten Bone melakukan pengecekan terhadap area parkir di sepanjang ruas jalan sekitar Pasar Rakyat Arasoe.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan pengunjung dan pedagang dapat diparkir dengan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun pengguna jalan lainnya yang melintas di kawasan pasar.
Kepala Desa Arasoe, Andi Amal Fahsyah, S.Pd, menyambut baik kehadiran kedua instansi tersebut.
Menurutnya, masyarakat dan pedagang telah lama berharap adanya perhatian langsung dari pemerintah terhadap sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan pasar, termasuk fasilitas pendukung dan pengaturan parkir kendaraan.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan yang turun langsung melihat kondisi di lapangan. Mereka dapat mengetahui secara langsung kebutuhan pedagang dan masyarakat, termasuk terkait penataan parkir agar kendaraan lebih tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan raya," ungkapnya.
Pemerintah desa berharap hasil peninjauan tersebut dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas fasilitas Pasar Rakyat Arasoe.
Dengan dukungan sarana yang lebih baik, lingkungan yang bersih, serta pengaturan lalu lintas yang tertib, pasar tradisional diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang semakin nyaman, aman, dan produktif. (*)


