![]() |
| Korban kecelakaan maut di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone (Foto: Dok. Istimewa) |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan pejalan kaki terjadi di wilayah Kelurahan Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Minggu (7/6/2026) malam.
Insiden tersebut mengakibatkan seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 19.20 WITA di depan Kantor BRI Unit Cina. Korban diketahui bernama Nambe (60), warga Dusun Lompu, Desa Lompu, Kecamatan Cina.
Korban meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil truk yang melintas di ruas jalan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, truk dengan nomor polisi DP 8948 PZ dikemudikan oleh Arham (28), seorang pekerja swasta asal Desa Gona, Kecamatan Kajuara.
Saat kejadian, kendaraan tersebut bergerak dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang.
Kapolsek Cina IPTU Muh. Rusdi menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika korban diduga hendak menyeberang jalan.
Pada saat bersamaan, truk yang melintas tidak dapat menghindari tabrakan sehingga kecelakaan pun tidak terelakkan.
“Pejalan kaki diduga hendak menyeberang jalan ketika kendaraan truk melintas. Pengemudi tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” ujar IPTU Muh. Rusdi dalam laporan yang diterima.
Selain sopir, di dalam kendaraan juga terdapat seorang penumpang bernama Syarifuddin (59), seorang PNS yang berdomisili di Bapangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Tidak ada laporan korban lain dalam kejadian tersebut.
Usai menerima laporan, personel Polsek Cina langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sopir truk diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara Unit Laka Lantas Polres Bone telah dihubungi untuk menangani proses hukum dan investigasi kecelakaan.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Cina menuju kediamannya di Desa Lompu.
Polisi juga mencatat bahwa truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sedang mengangkut muatan sekitar delapan ton, sehingga kendaraan tidak dapat melakukan pengereman secara mendadak.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)


