TIMURKOTA.COM, BONE– Polemik antara sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bone dengan Sekretaris Dewan (Sekwan), Hj. Faidah, terus menjadi sorotan publik.
Perseteruan yang melibatkan legislator dari Partai PPP, Hj. Adriani Alimuddin Page, kini berbuntut pada langkah tegas dari pimpinan DPRD Bone untuk mengusulkan pergantian Sekwan kepada Bupati Bone.
Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH menegaskan pihaknya akan segera menggelar rapat internal guna menindaklanjuti polemik yang terjadi.
Setelah itu, DPRD berencana melayangkan surat resmi kepada Bupati Bone terkait usulan pergantian Sekretaris Dewan.
“Terkait dengan pemberhentian, secepatnya kami akan rapatkan dan sampaikan kepada Bapak Bupati Bone,” ungkap Andi Tenri Walinonong saat dimintai keterangan terkait perkembangan persoalan tersebut.
Menurutnya, hubungan kerja antara Sekwan dan anggota DPRD seharusnya berjalan harmonis dan saling mendukung.
Pasalnya, Sekwan memiliki peran strategis dalam membantu kelancaran tugas-tugas administratif dan kegiatan legislatif di lingkungan DPRD.
ATW sapaan akrab Andi Tenri Walinonong menambahkan bahwa Sekwan harus memahami dengan baik fungsi dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Jika tidak ada keselarasan antara Sekwan dan DPRD, maka dikhawatirkan akan menghambat kinerja lembaga legislatif dalam menjalankan tugasnya.
“Sekwan harus memahami fungsi tugas yang sudah ditetapkan dan harus sejalan dengan DPRD. Kalau tidak sejalan, bagaimana pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik,” tegasnya.
Terkait insiden yang melibatkan Hj. Adriani Alimuddin Page dan Hj. Faidah saat kunjungan kerja di Jakarta beberapa waktu lalu, ATW mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut.
Hal ini karena dirinya tidak berada di lokasi ketika peristiwa itu terjadi.
Meski demikian, ia menilai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan agar tidak berkepanjangan dan mengganggu stabilitas kerja di DPRD Bone.
Menurutnya, jabatan Sekwan sangat vital sehingga harus diisi oleh figur yang mampu bekerja maksimal serta membangun komunikasi yang baik dengan para legislator.
“Semoga Bapak Bupati Bone segera menindaklanjuti usulan pemberhentian Sekwan dan mencari pengganti yang lebih layak, yang bisa bekerja sama dengan baik dengan DPRD Bone,” pungkasnya. (*)


