![]() |
| Masyarakat Desa Ajangpulu melaksanakan kerja bakti sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan (Foto: Dok. Istimewa) |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE– Dua perwakilan Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, dipastikan melaju ke tahap verifikasi lapangan Lomba Dusun/Lorong Bugiz (Bunga dan Gizi) yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone.
Kedua wilayah tersebut adalah Desa Ajangpulu dan Kelurahan Maroangin, yang dinyatakan lolos verifikasi video oleh panitia lomba dan siap dinilai langsung mulai 2 Februari 2026.
Camat Sibulue, Sainal Abidin, menyampaikan bahwa keberhasilan dua wilayah tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah kecamatan.
Menurutnya, lomba Dusun/Lorong Bugiz membawa dampak positif yang besar karena mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, indah, sehat, dan produktif melalui partisipasi aktif masyarakat.
“Alhamdulillah ada dua perwakilan Kecamatan Sibulue yang lolos verifikasi lapangan, yakni Kelurahan Maroangin dan Desa Ajangpulu. Yang paling membanggakan bagi saya adalah antusiasme, partisipasi, dan kepedulian masyarakat serta seluruh elemen dalam mendukung wilayahnya mengikuti lomba Lorong Bugiz,” ujar Sainal Abidin, Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba tersebut mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong, kebersamaan, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif dan bernilai gizi.
Sainal Abidin juga mengapresiasi gagasan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, yang menggagas Lomba Lorong dan Dusun Bugiz sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan berbasis komunitas.
Menurutnya, program ini efektif menggairahkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan membangun wilayahnya secara berkelanjutan.
Sebagai informasi, Lomba Lorong dan Dusun Bugiz (Bunga dan Gizi) merupakan program Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone, yang sejalan dengan visi pembangunan daerah “Bersama Beramal untuk Bone Lebih Baik, Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan)”.
Lomba ini resmi dimulai pada 30 Januari 2026 dan diharapkan menjadi model pembangunan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Ket. Gambar:


