Iklan

Oknum Kades di Bone Gunakan Ambulans Desa untuk Bersantai di Cafe, Aktivis Desak APH dan Inspektorat Turun Tangan

timurkota.com_official
Rabu, Januari 24, 2024 | 6:29 AM WIB Last Updated 2024-01-27T13:45:27Z

Penulis: Makmur
Editor: Herman Kurniawan

Mobil dinas diduga milik desa di Kahu terparkir di cafe (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Aktivis mahasiswa mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat daerah turun tangan mengusut adanya penggunaan aset negara di desa tidak sesuai dengan peruntukannya.

Menurut, Ali Yusran S.Sos., M.Si penggunaan randis yang tidak sesuai dengan peruntukannya selain mempertontonkan arogansi selaku Kades. Juga penyalahguaan karena mobil ambulans tersebut pengadaannya menggunakan uang rakyat. 

"Jadi jangan hanya tindak korupsi, menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan diri sendiri selaku kades, itu pelanggaran tidak boleh," tukasnya. 

Kades sejatinya kata dia harus menjadi cerminan bagi warga. Jangan menunjukkan bahwa mereka adalah penguasa. 

"Mobil layanan sosial saja semestinya itu tidak boleh digunakan pribadi kades. Karena namanya pengadaan layanan sosial, buat seluruh warga. Terlebih lagi ambulans, jelas ambulans buat orang sakit, malah dipakai ke cafe bersantai," tukasnya. 

Dia meminta oknum kades yang melakukan tindakan demikian harus diperiksa secara keseluruhan, jangan sampai anggaran di desa juga tidak sesuai dengan peruntukannya. 

"Bisa saja kita berpendapat demikian, karena sudah ada bukti. Jadi kalau mau bantah asumsi publik ya APH turun, pihak Inspektorat juga dan Dinas PMD," tukasnya.

Sebelumnya, Sejumlah warga di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyoroti adanya mobil ambulans yang kerap ditemukan terparkir di pelataran parkir sejumlah cafe. 

Mobil ambulans semestinya disiagakan di Pustu untuk melayani masyarakat ketika hendak dirujuk ke rumah sakit. 

Namun pemandangan berbeda mobil ambulans, diduga milik Desa Bontopadang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Mobil berwarna putih dengan DW 1428 tersebut terpantau kerap diparkir pemiliknya di depan warkop. Setelah ditelusuri mobil tersebut digunakan oknum kades saat tengah bersantai. 

Dalam gambar yang diterima tim timurkota.com, mobil yang dibeli menggunakan anggaran desa itu terparkir di pinggir jalan tak jauh dari cafe tempat oknum kades nongkrong.

"Ini yang jadi masalah sebenarnya, kenapa mobil ambulans yang semestinya disiapkan di pustu untuk melayani masyarakat, malah digunakan pemerintah desa untuk kepentingan pribadi," ungkap seorang warga berinisial AB. 

Ia mengatakan, masyarakat mulai tak terima dengan apa yang dilakukan pemerintah desa. Namun sampai saat belum berani menyampaikan secara langsung.

"Kalau resah, pasti. Bagaiamana mungkin mobil ambulans digunakan santai-santai. Ketika secara tiba-tiba ada warga kecelakaan, maka tentu akan terkendala kendaraan," imbuhnya. 

Kepala Desa Bontopadang, Supardi yang hendak dikonfirmasi belum berhasil. Hingga saat tim timukota.com akan terus berupaya mendapatkan konfirmasi ke pihak pemerintah desa dan Camat Kahu.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Oknum Kades di Bone Gunakan Ambulans Desa untuk Bersantai di Cafe, Aktivis Desak APH dan Inspektorat Turun Tangan

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan