Iklan

Polisi Buru Pelaku Pembuang Mayat Bayi Perempuan di Bone

timurkotacom~herman kurniawan
Selasa, Agustus 01, 2023 | 1:11 PM WIB Last Updated 2023-08-01T07:42:03Z

Mayat bayi perempuan ditemukan warga di Desa Awo, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Kepolisian Resort Bone bersama dengan Polsek Cina melakukan penyelidikan terkait dengan kasus penemuan mayat bayi perempuan di Desa Awo, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. 

Polisi sementara mengumpulkan data dengan meminta keterangan beberapa saksi termasuk warga yang pertama kali menemukan mayat bayi tersebut, Selasa (01/08/23).

Bayi yang tali pusarnya masih menempel ditemukan tergeletak di lahan kosong dalam keadaan tak bernyawa. Warga kemudian mengadukan ke pemerintah setempat dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Cina. 

Kapolsek Cina, Iptu Muhammad Kiblat mengatakan, tim dari Unit Reskrim telah diterjunkan melakukan penyelidikan dan olah TKP. 

"Pak kanit reskrim yang sementara melakukan penanganan, bisa koordinasi dengan dia," ungkap kepada timurkota.com, Selasa (01/08/23).

Sementara seorang warga, Irdan (23) mengatakan, pelaku kemungkinan berasal dari luar desa. 

"Kalau dilihat posisi bayi kemungkinan ini orang melintas membuang, karena tak jauh dari jalan poros," ungkap mahasiswa dari salah satu kampus di Kabupaten Bone ini. 

Irdan mengatakan, penemuan bayi tersebut membuat warga di sekitar lokasi geger. 

"Pasti kaget semua, namun kami yakin pelakunya bukan orang dari kampung. Tapi tetap kita dukung polisi ungkap pelakunya, siapa pun itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," tukas dia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polisi Buru Pelaku Pembuang Mayat Bayi Perempuan di Bone

Jangan lupa ikuti kami di


Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }