timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Libatkan Aparat Desa, Pemdes Mallari Gelar Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi

Baca Juga

Wiwink-Daerah, Kamis 29 Desember 04:31 WIB

Sosialisasi Anti Korupsi di Aula Kantor Desa Mallari

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Pemerintah Desa Mallari kecamatan awangpone kabupaten Bone memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) dengan menggelar sosialisasi Pendidikan Anti korupsi bagi aparat desa dan kader desa, Kamis (29/12/22) di aula kantor desa Mallari.


Kepala Desa Mallari Terpilih Andi Wahyuli,S.Pd membuka acara sosialisasi menjelaskan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk selalu mengingat aparat dan kader desa untuk membudayakan anti korupsi.

"Harusnya peringatan Harkodia ini jatuh pada tanggal 9 Desember 2022, tanpa mengurangi esensi peringatan hari Anti korupsi sedunia, tetap kita lakukan hari ini.  Harapannya kita tetap selalu paham apa itu korupsi dan mengimplementasikan budaya anti korupsi dalam pelayanan dan penyelenggaran pemerintahan" ujar Andi Wahyuli.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tesebut, penyuluh Pendidikan Anti Korupsi, Zainal,S.Sos,M.Si dan dari Forum Integritas Bone Abdul Rahman,S.Pd,M.Pd. Keduanya menyampaikan materi dan pesan pendidikan Anti korupsi termasuk didalamnya games dan kuis bagi peserta sosialisasi.

Zainal dalam penyampaiannya menekankan pentingnya aparat dan kader desa memiliki nilai integritas yg menjadi modal mewujudkan pelayanan dan penyelenggaran pemerintahan yang bersih.

"Sembilan nilai integritas yg harus dimiliki oleh setiap aparat dan kader desa yang menjadi kunci dan pedoman dalam keseharian. Nilai integritas inilah yang kemudian bagaimana mensingkrongkan apa yang diyakini, diucapkan dan dilaksanakan" ungkap zainal.

Ditambahkan lagi, pemerintah itu harus dan wajib menjalankan tugas dan fungsinya sesuai regulasi dan paham bahaya korupsi serta memperkuat budaya anti korupsi sehingga melahirkan Aparat dan kader desa yang berintegritas.

Sementara Abd.Rahman dalam menghidupkan suasana forum sosialisasi banyak memberikan games dan kuis yang berhubungan dengan materi pendidikan korupsi kepada masyarakat.

"Apa yang menjadi pemahaman kita terkait budaya anti korupsi harusnya dipraktekkan dalam aktivitas kita, beberapa permainan yang ada syarat dengan nilai-nilai integritas" jelas Rahman.

Hadir dalam acara tersebut aparat desa Mallari, kader desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pendidik.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close