timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

PSM Resmi Ikat Kontrak Pemain Timnas Melalui Sistem Promosi, Ada Peran Penting Bernardo Tavares

Baca Juga

Wiwink-Bola, Rabu 26 Oktober 2022 18:06 WIB

Bernardo Tavares bersama dengan Komisaris Utama PSM Makassar, Munafri Arifuddin


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Kepiawaian Bernardo Tavares dalam meramu tim yang bermaterikan pemain muda mampu dibuktikan bersama PSM Makassar.


Berkat segudang pengalaman saat dirinya menjadi tim penjaring pemain muda bagi klub raksasa Eropa, Real Madrid dan Porto, Bernardo saat ini mampu membuat Pasukan Ramang mengalami perkembangan signifikan dibanding musim lalu.

Mantan pelatih Benfica ini sejak awal menukangi Pasukan Ramang memilih menjalakankan proses seleksi ketat bagi pemain muda jebolan akademi PSM Makassar ketimbang memburu pemain pemilik nama besar.

Dalam menjalankan proses seleksi, Bernardo Tavares langsung meminta kepada manajemen PSM Makassar untuk menyodorkan kontrak kepada pemain akademi yang layak dipromosikan ke tim senior.

Dua pemain PSM Makassar yang digadang-agadang akan menjadi bintang masa depan Timnas Indonesia, Muh Dzaki dan Ricky Pratama mendapat kontrak permanen di Pasukan Ramang berkat usulan Bernardo.

Bernardo mengaku tak pernah meragukan kemampuan pemain mudanya. Ia menilai mereka terus berkembang dari hasil kerja keras mereka ketika mengikuti latihan rutin.

"Pemain muda kami minta terus bekerja keras dalam latihan. Harus ada perkembangan, mereka akan menjadi kebanggaan klub ketika mampu berkembang dan membela timnas," tukas Bernardo Tavares.

Muh Dzaki dan Ricky Pratama tetap mendapat warning dari Bernardo Tavares. Mereka diminta tak jumawa, terus bekerja keras agar mendapat tempat inti dalam skema permainan Shin Tae-yong.

"Seperti tiga pemain sebelumnya, Edgar Amping, Muh Rafli Asrul dan Ricky Pratama yang sempat ketinggalan jauh setelah lama di timnas. Kami ingin mereka memiliki level permainan sama dengan pemain lain," tukas dia.

Bernardo Tavares membeberkan dirinya tetap melakukan proses evaluasi terhadap para pemain, ketika ada dianggap tak mampu bersaing maka akan dipinjamkan ke klub lain.

"Semua sama, saya tidak menilai pemain dari faktor umurnya. Siapapun yang bekerja keras dalam latihan maka kesempatan untuk dimainkan akan lebih terbuka," tutup pelatih berusia 43 tahun ini.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close