timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Di Tengah Penundaan BRI Liga 1 2022. Manajemen PSM Makassar Beri Kabar Gembira Bagi Pemain dan Official

Baca Juga

Wiwink-Bola, Selasa 4 Oktober 2022 06:29 WIB

Sadikin Aksa


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita telah mengumumkan pemberhentian sementara BRI Liga 1 2022 pasca kerusuhan yang menewaskan 125 orang di Stadion Kanjuruhan Malang.


Alasan pemberhentian tersebut, selain sebabagi penghormatan kepada keluarga korban yang meninggal. Juka sebagai bentuk evaluasi bagi pihak penyelenggara.

"Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," Ungkapnya.

Sementara itu tim PSM Makassar tetap melakukan persiapan seperti semula meski kompetisi tengah dihentikan. Mereka tetap akan kembali latihan setelah pulang dari markas Barito Putera.

Rombongan PSM Makassar memilih kembali ke Makassar dengan alasan pertandingan melawan Barito Putera yang sedianya digelar pada Senin (03/10/22) batal setelah PSSI memutuskan melakukan penundaan.

Media Officer PSM Makassar, Sulaeman Abdul Karim mengatakan, tim akan kembali mengikuti latihan rutin pada Selasan (04/10/22) besok.

"Latihan akan kembali digelar besok di Stadion Kalegowa. Penundaan tidak berdampak pada tim. Pemain dan official akan kembali berlatih untuk persiapan laga selanjutnya," tutup, Sule nama sapaannya.

Selain latihan, Manajemen PSM Makassar juga telah memastikan untuk tetap menjalankan kerjsama kontrak dan gaji setiap bulannya kepada pemain dan official meski kompetisi dihentikan sementara waktu.

Direktur Utama PSM Makassar Sadikin Aksa mengatakan Liga 1 yang dihentikan sementara jelas memberi dampak ke klub, terutama soal finansial. Kendati demikian, ia memastikan gaji pemain PSM tetap dibayar.

"Dengan dihentikannya Liga 1 ini, apakah gaji pemain tidak dibayar? tidak mungkin, mereka (pemain) harus kita bayar. Makanya kenapa saya ingin perbaikan dari sisi struktur keuangan perusahaan. Apalagi dari risiko tragedi di Kanjuruhan," kata Sadikin,

Liga berhenti, ini risiko. Inilah yang saya bilang risikonya industri olahraga, salah satu risiko daripada bisnis sepak bola. Ini yang harus kita nanti perbaiki mitigasi bisnis," jelasnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close