timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Pulang ke Portugal, Bernardo Tavares Manfaatkan Libur Buat Cari Pemain Asing Baru. Ini Kata Bos PSM...

Baca Juga

Wiwink-Bola, Sabtu 17 September 2022 19:46 WIB

Bernardo Tavares berbincang dengan CEO PSM, Munafri Arifuddin

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Seperti usulan yang dilontarkan di awal terbentuknya tim PSM Makassar. Bernardo Tavares mengatakan, untuk membentuk tim tangguh, maka semua unsur tim harus bergerak dari awal memburu pemain sebelum bursa transfer dibuka.


Bahkan pelatih berusia 42 tahun itu menjelaskan, bahwa tim harus bergerak minimal satu atau dua bulan sebelum bursa transfer di buka. 

Manajemen harus mengutus orangnya untuk melakukan pembicaraan dan pendekatan kepada agen atau langsung ke pemain. Jika gagal mencapai kesepakatan dengan bidikan. Maka ada kesempatan untuk mencari pemain lain.

Keputusan Bernardo Tavares membawa asistennya pulang ke Portugal secara tiba-tiba saat kompetisi Liga 1 2022 libur bertepatan dengan FIFA Matchday mengundang tanda tanya.

Selain disebut memanfaatkan libur untuk berkumpul dengan keluarga. Bernardo juga dikabarkan tengah melakukan pendekatan dengan pemain asing baru yang digadang-gadang akan didaratkan di PSM Makassar.

"Untuk membentuk tim kami harus bergerak cepat. Minimal satu atau dua bulan sebelum bursa transfer dibuka, kami sudah harus memiliki pemain bidikan," ujar Bernardo Tavares.

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin dari awal mengatakan, ia tak pernah menghentikan perburuan terhadap pemain yang direkomendasikan pelatih.

"Kami akan terus melakukan perburuan pemain. Kalau pun pada bursa transfer gelombang pertama belum cukup. Maka kami akan kembali aktif pada gelombang kedua," tukasnya.

Ia melanjutkan, terkait dengan teknis mendatangkan pemain baru, semua menjadi tanggungjawab pelatih.

"Kita tentunya menunggu usulan dari pelatih. Jika ada rekomendasi maka kami akan melakukan komunikasi denga  pemain yang dimaksud," tutup dia.

Dari informasi yang diperoleh, terdapat tiga pemain diprediksi bakal dilepas. Diantaranya, Donald Bissa. Pemain naturalisasi ini gagal memenuhi target manajemen.

Ia bahkan kalah bersaing dengan striker muda, Ramadhan Sananta dan Ricky Pratama. Ramadhan sendiri telah menciptakan tiga gol, dan langsung mendapat panggilan dari Timnas Indonesia.

Sementara, Ricky Pratama. Meski belum pernah mencetak, namun jebolan akademi PSM Makassar itu mampu menunjukkan permainan agresif setiap diturunkan. 

Selanjutnya, Kenzo Nambu. Pemain Asing asal Jepang yang merupakan top skor Liga 2 Thailand musim lalu belum mampu memberi konstribusi positif buat tim.

Ia hanya mampu mencetak satu gol saat PSM Makassar melawan Persija Jakarta. Teranyar, Kenzo dianggap gagal mengganti peran Pluim di lini tengah Pasukan Ramang.

Nama terakhir adalah, Abdul Rahman Sulaeman. Eks bek andalan Timnas Indonesia itu kembali menepi lantaran mengalami cedera. Rahman hampir dipastikan akan dilepas pasa bursa transfer bulan depan. 

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close