timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Polres Bone Ringkus Pelaku Pemarangan Kakak Ipar di Bajoe

Baca Juga

Wiwink-Bola, Senin 5 September 2022 07:43 WIB

Pelaku Pemarangan Diamankan Polisi

TIMURKOTA.COM, BONE- Kepolisian Resort Bone berhasil menangkap, BB (40) pelaku pemarangan terhadap kakak ipar bernama Bahri di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu (20/08/22) Pukul 17.50 Wita.


BB ditangkap saat bersembunyi di kampung halaman orang tuanya Desa Watu, Kecamatan Cenrana, pada Senin (05/09/22) malam.

Kapolres Bone, AKBP Ardinasyah SIK MSi mengatakan, setelah menerima laporan resmi dari pihak korban. Timnya langsung bergerak melakukan pencarian terhadap pelaku.

"Alhamdulillah setelah melakukan proses penyelidikan dan pengumpulan data akhirnya pelaku berhasil diamankan semalam," beber Putra Daerah Bone ini.

AKBP Ardiansyah mengimbau kepada warga di wilayah hukumnya untuk mengedepankan musyawarah ketika ada permasalahan.

"Selalu upayakan musyawarah, selesaikan permasalahan dengan kepala dingin. Jangan main hakim sendiri yang berpotensi menimbulkan perbuatan melawan hukum," tutupnya.

Sebelumnya, BB residivis kasus mutilasi waria beberapa tahun lalu kembali berulah, ia memarangi Bahri yang tak lain adalah kakak kandung dari istrinya sendiri, di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Menurut keterangan yang diperoleh media ini dari pihak keluarga korban. Aksi pemarangan dilakukan BB pada Sabtu (20/08/22 Pukul 17.50 Wita. 

Pemarangan tersebut dipicu permasalahan sepele. Istri korban membonceng anaknya melintas di depan rumah BB. 

Saat bersamaan, BB berada di jalan (gang sempit) karena pelaku tak mau menepi, akhirnya dia terserempet kaca spion motor yang dikendarai istri korban.

"Waktu itu pelaku langsung marah-marah. Istri korban lari ke rumah kakaknya menyelamatkan diri karena suaminya ada di sana." Ungkap saudara ipar korban, Jasmawati.

Setelah insiden pertama, korban kemudian bersama dengan istri dan anak berboncengan hendak pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanan tiba-tiba muncul pelaku mencegat kemudian memarangi pada bagian kaki kiri dan kanan.

"Memang waktu sudah marah-marah pelaku kembali ke rumahnya ambil parang. Pas korban puang dia cegat lalu diparangi. Jadi aksinya sudah dia rencanakan," kata istri dari saudara kandung korban bernama, Syamsu ini.

Terkait kondisi korban, Jasmawati mengatakan sudah ada perubahan setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit.

"Kondisinya sudah mulai membaik, meski butuh proses lama untuk sembuh karena kaki kirinya mengalami patah tulang," imbuh dia.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close