timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Polsek Libureng Lambat Ungkap Pencurian Sapi di Baringeng dan Tompo Bulu. Kapolres Bone Beri Pesan Khusus...

Baca Juga

Wiwink-Hukum, Sabtu 6 Agustus 2022 07: 49 WIB

Kapolres Bone, AKBP Ardiansyah SIK MSi


TIMURKOTA.COM, BONE- Kasus pencurian ternak sapi meresahkan warga di dua desa di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.


Hingga saat ini, tercatat sudah ada lima ternak sapi yang digasak maling. Ironisnya tak satupun berhasil diungkap Polsek Libureng. 

Akibatnya, muncul pola pikir di masyarakat untuk tidak melaporkan kasus dialami. Alasannya, yang dilaporkan saja belum terungkap.

Ada tiga warga yang jadi korban pencurian diantaranya, Kama, Kacca, merupakan warga Desa Baringeng, sementara seorang lainnya, Indare warga Desa Tompo Bulu.

Dari kasus yang ada baru Kama yang telah membuat laporan didampingi pamannya Bane. Sementara dua korban lainnya hingga saat ini belum membuat laporan.

Menurut informasi, sapi hasil curian tersebut diangkut pelaku menggunakan mobil minibus di wilayah Desa Tompo Bulu. 

Korban menduga pelaku merupakan sindikat pencurian lintas kecamatan. Namun kemungkinan besar mereka punya jaringan yang merupakan penduduk setempat.

"Kami telah membuat laporan tertanggal 15 Juli 2022. Pihak polisi juga sudah ada yang turun, namun sampai saat ini belum ada kejelasan." Ungkap pelapor.

Kepala Desa Baringeng, Zainuddin yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendorong agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan warganya.

"Ini juga kami lakukan berbagai cara untuk mengungkap kasus. Korban telah melaporkan ke Polsek. Sebetulnya sudah banyak sapi yang dicuri. Setelah ada korban melapor, barulah bergerak semua," ungkapnya.

Hal sama juga diungkapkan, Kepala Desa Tompo Bulu, Muhammad Iqbal. Dirinya meminta agar kasus pencurian jangan didiamkan. Pasalnya sudah meresahkan warga.

"Saya berharap pelaku secepatnya ditangkap. Kita tidak ingin kasus ini berlarut-larut, apalagi sudah banyak korban," tukasnya.

Anggota DPRD Bone, Hasrul Harahap meminta kepada pihak kepolisian agar segera mengungkap dan menindak tegas pelaku.

"Kasus pencurian ternak ini meresahkan warga. Yang sampai ke saya ada beberapa sapi dicuri. Saya tentunya meminta kepada pihak kepolisian agar kasus ini jadi atensi," ungkap legislator, Partai Hanura ini.

Hasrul yang merupakan putra Kecamatan Libureng mendorong agar kasus pencurian ternak diusut hingga tuntas. Menurutnya, jika terjadi pembiaran maka kasus sama akan kembali terulang.

"Ini perlu tindakan tegas, karena kita tahu wilayah kami ini sebagian besar masyarakat bekerja sebagai peternak. Harapannya, ada cerminan ke depan agar kejadian sama tidak terulang," lanjutnya.

Sementara, Kapolsek Libureng, Iptu Kiblat mengatakan, terkait dengan kasus pencurian yang telah dilaporkan masih dalam status lidik.

"Masih dalam proses penyelidikan," ungkap Kapolsek.

Kiblat melajutkan, dari informasi yang berkembang ada sekitar lima ekor ternak sapi dicuri di Desa Baringeng. Namun yang membuat laporan baru satu orang dengan jumlah sapi dua ekor.

"Iya baru satu orang membuat laporan polisi," tukas dia.

Menanggapi lambatnya Polsek Libureng dalam menangani kasus pencurian ternak sapi di wilayahnya. Kapolres Bone, AKBP Ardiansyah SIK MSi memberi pesan khusus.

"Segera lakukan pengungkapan, himbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ternaknya dengan baik," tegasnya.

Selain itu Putra Kabupaten Bone itu juga meminta agar peran masyarakat agar siskamling di optimalkan.

"Melaksanakan patroli dan mengecek setiap kendaraan pada jam-jam rawan terjadinya pencurian hewan," kuncinya.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close