timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Kejari Bone Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi di Desa Mattirobulu

Baca Juga

Wiwink-Daerah, Jumat 5 Agustus 2022 05: 18 WIB

Ilustrasi


TIMURKOTA.COM, BONE- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone terus melakukan upaya pengungkapan kasus korupsi di wilayah hukumnya. 


Salah satu kasus yang saat ini menjadi atensi Kejari adalah kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2019 di Desa Mattirobulu, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Hasil audit BPK menemukan adanya kerugian negara ditaksir mencapai Rp180 juta dari kasus tersebut. 

Status kasus baru saja dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan. Sejatinya, kasus ini sudah ada tersangka. 

Namun demikian, pihak Kejari Bone masih akan melakukan beberapa tahapan untuk menetapkan tersangka.

Penyidik dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dari saksi yang telah menjalani pemeriksaan.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja, Arifuddin Achmad, SH.,MH mengatakan, pihaknya akan memproses kasus tersebut sesuai dengan mekanisme hukum yang ada. 

"Untuk taksiran kerugian negara dari hasil audit jumlahnya mencapai Rp180 juta. Adapun anggaran tersebut bersumber dari tanun 2019," tukas dia menjelaskan.

Ia melanjutkan, terkait dengan penetapan tersangka. Pihaknya masih akan melalui beberapa tahapan ke depan.

Potensi tersangka dalam kasus ini tidak hanya kepala desa. Ada beberapa perangkat desa pada masa 2019 juga berpeluang jika hasil penyidikan nantinya mereka terbukti terlibat dalam perkara ini.

Kepala desa dan sejumlah perangkat serta pihak lainnya telah menjalani pemeriksaan dengan status sebagai saksi. 

Namun demikian, jika mereka nantinya terbukti. Maka statusnya bisa saja berubah dari saksi ke tersangka.

Hal itu ditambahkan Kasi Intel Kejari Bone, Hairil Akhmad, S.H., M.H. menurutnya, kasus tersebut akan terus berproses. 

"Sementara dalam proses, untuk perkembangan terbaru. Kami akan informasikan kepada teman-teman media," imbuh dia.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close