timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Inilah Alasan Enam Pemuda Serang Masjid Paccerekang Makassar

Wiwink-Hukum, Rabu 20 April 2022 14: 08 WIB

Pelaku penyerangan masjid diamankan polisi di Kota Makassar (foto: Istimewa)


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Kepolisian Sektor Biringkanaya, Kota Makassar melakukan penangkapan terhadap para pelaku penyerangan di salah satu masjid di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.


Para pelaku yang terekam CCTV langsung digelandang pihak kepolisian setelah berhasil diidentifikasi. Hingga saat ini sedikitnya ada enam orang pelaku yang masih remaja diamankan.

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Alimuddin, membeberkan pihaknya langsung menerjunkan anggotanya setelah menerima adanya laporan dari masyarakat setempat.

Namun setelah tertangkap, diketahui bahwa enam pelaku masih berusia di bawah umur.

"Kita telusuri dari beberapa bukti dan saksi hasilnya kita amankan dua orang dan kemarin menyerahkan empat orang. Sudah enam orang semuanya anak di bawah umur," kata Alimuddin dalam keterangannya, Rabu 20 April 2022 dilansir vivanews.

Aksi Penyerangan Dia menjelaskan, bahwa peristiwa penyerangan itu terjadi pada Jumat 16 April 2022 malam lalu.

Saat itu, sejumlah pria menggunakan sekitar 10 motor melakukan penyerangan hingga berlarian masuk ke dalam masjid dengan membawa samurai, batu dan busur.  

Setelah semuanya sudah berada dalam masjid, ada salah seorang yang memakai jaket hoddie sempat juga masuk hingga ke pintu masuk masjid. 

Meski tidak masuk, pria itu justru menendang salah satu fasilitas masjid dan pergi begitu saja.  Dalam penyerangan itu, seorang warga dilaporkan terluka setelah terkena lemparan batu. Beruntung, korban tidak sampai mengalami luka parah. 

"Jadi ada kena batu dadanya. Ada satu orang akibat ulah remaja ini," bebernya.  Usai kejadian itu, kata Alimuddin, pihaknya kemudian menerima laporan dari warga dan melakukan penyelidikan selama beberapa hari. 

 "Setelah ada laporannya, kita telusuri TKP dan mengambil rekaman CCTV. Lalu kita telusuri lagi akhirnya mereka berhasil kami amankan," jelasnya.  

Setelah semua pelaku diamankan dan ditahan di Mapolsek Biringkanaya. Polisi memeriksa guna mengungkap motif mereka melakukan penyerangan terhadap warga di rumah ibadah. 

 "Ya secara tiba-tiba karena ada kenakalan. Karena kita tahu di sini rata-rata anak-anak gerombolan, tiba-tiba ada kerumunan langsung dia serang tanpa ada persoalan," ujar Alimuddin.

"Motif hanya spontanitas melakukan. Inilah kenakalan kalau anak-anak jalan bergerombol begitu, perlihatkan identitas dirinya dia tiba-tiba lihat anak-anak, padahal tidak ada, dia singgah di situ lakukan penyerangan," katanya menambahkan  Kepada polisi, salah satu pelaku mengaku bahwa dirinya hanya sekadar ikut-ikutan melakukan aksi penyerangan ini tanpa adanya persoalan apapun dengan warga di sekitaran lokasi kejadian.  

"Kurang tahu juga persoalan karena aman-aman ji ini saya. Iya saya hanya ikut-ikutan. Itu temannya-temanku yang punya persoalan. Baru pertama ini pak melakukan aksi penyerangan," ujar salah satu pelaku kepada polisi.  Usia para pelaku penyerangan rentang 16-17 tahun.

Terlepas dari itu, kepolisian tetap akan memproses hukum atas pelanggaran pidana mereka. Tapi tetap merujuk aturan yang berlaku bagi anak di bawah umur.

"Kita tetap lakukan proses. Nanti setelah kita minta dari Bapas untuk proses selanjutnya karena anak ini anak di bawah umur. Masih SMP. Masih konsultasi," jelasnya


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close