timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Kalah di Pilkades. Oknum Mantan Kades di Bone Diduga Sulap Lapangan Sepakbola jadi Lahan Perkebunan

Wiwink-Bone, Rabu 9 Februari 2022 14: 14 WIB

Lapangan sepakbola di Desa Gattareng dijadika  sebagai lahan perkebunan. Terlihat seorang warga tengah menggarap menggunakan mesin traktor, Rabu 9 Februari 2022

TIMURKOTA.COM, BONE- Sejumlah warga di Desa Gattareng, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengeluhkan sejumlah fasilitas umum dikuasai salah seorang mantan kepala desa usai anaknya kalah dalam Pilkades beberapa waktu lalu.


Menurut keterangan warga, aset yang selama ini diperuntukkan untuk kepentingan umum mulai dikuasai pribadi oleh pihak oknum mantan kades. Salah satunya adalah podium, bahkan lapangan sepak bola digarap untuk dijadikan lahan perkebunan.

"Kami sebenarnya cukup resah dengan tindakan yang dilakukan pak. Coba dibayangkan lapangan sepakbola yang selama ini ditempati pemuda mengembangkan bakat. Tiba-tiba digarap menggunakan traktor. Mau dijadikan lahan perkebunan," kata seorang warga, AG kepada media ini.

Menurut AG, warga enggan meributkan karena dari pihak mantan kepala desa diduga mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan milik pribadinya.

"Dia klaim milik pribadinya, terus memang kami tidak berani menentang juga. Jadi sebagai warga hanya berharap pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bone. Atau pihak pemerintah kecamatan bersama penegak hukum turun tangan sebelum terjadi konflik antar warga," katanya lgi.

Kepala Desa Gattareng, Irfan Rahim mengaku telah menerima informasi tersebut. Namun pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dahulu terkait dengan status tanah yang digarap.

"Saya harus melakukan penelusuran. Apakah tanah dimaksud aset desa yang tentunya milik negara. Atau memang milik pribadi yang bersangkutan," bebernya.

Irfan mengatakan, dirinya akan berupaya agar semua hal yang terjadi di wilayahnya akan upayakan berakhir dengan baik.

"Tentunya kami berharap agar sistem pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya," kuncin, Irfan.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close