timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

1.390 Janda Baru di Bone, Ada Cerai Karena Suami Loyo di Ranjang

Baca Juga


Editor: wiwink/timurkota

TIMURKOTA.COM, BONE-
Angka perceraian di Kabupaten Bone hampir setiap tahun mengalami peningkatan cukup signifikan.

Pada priode 2019, Pengadilan Agama Bone merilis 4.024 kasus perceraian dalam kurung waktu satu tahun. Angka ini sempat turun pada 2020 dengan 1.333 perkara.


Pada 2021 kembali mengalami peningkatan menjadi, 1.390. Pemicu perceraian pun bermacam-macam. Ada yang mengakhiri baterah rumah tangga lantaran suami direbut wanita lain, ada pula akibat kelakuan suami seperti miras, hingga judi.

Namun belum lama ini, ada seorang wanita muda mengaku memilih menggugat sang suami lantaran tiga bulan pasca nikah ia tak pernah dinafkahi baik lahir maupun batin.

"Jujur selama menikah tak pernah disentuh. Sudah disuruh berobat, namun tidak ada perubahan. Hari ini sidang saya yang terkahir, proses saya cepat karena dia tidak mau datang saat sidang takut kalau saya ungkap semua ke hakim," kata, IM kepada timurkota.com.

IM yang mengaku memiliki seorang anak dari suami pertamanya membeberkan pernikahan yang kedua murni dijodohkan oleh kerabatnya.

"Memang tidak pacaran bahkan tidak baku kenal. Dia baru-baru pulang dari merantau, langsung melamar. Saya waktu itu status janda, sementara dia bujang," katanya lagi.

Sementara Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bone, Jamaluddin mengatakan, banyak hal yang menjadi faktor perceraian. Salah satunya pertengkaran yang terus terjadi tanpa penyelesaian dari ke dua pihak.

"Meski kami tetap beri ruang mediasi. Namun, ada pasangan memang memutuskan bahwa perceraian jadi solusi bagi mereka," katanya.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close