timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Terpilih Secara Aklamasi, Putra Bontocani Pimpin PMII Komisariat Stia Prima Bone

Muis (Pakai Topi) terpilih secara aklamasi
TIMURKOTA.COM, BONE- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Stia Prima Bone baru saja menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) yang ke-IX. Rapat dengan agenda pemilihan ketua  dipusatkan di Aula Kantor Camat Tanete Riattang Barat berlangsung pada Sabtu (20/06/21).


Setelah melalui serangkaian tahapan, akhirnya peserta RTK menyepakati, Muis untuk menjadi Ketua PMII Komisariat Stia Prima untuk satu tahun ke depan. Muis merupakan kader PMII yang berasal dari Desa Bulu Sirua, Kecamatan Bontocani.


Usai terpilih, Muis berharap dukungan dari seluruh anggota PMII Komisariat Stia Prima Bone tidak hanya sampai pada proses pemilihan ketua saja. Ia menginginkan semangat bergerak bersama terus ditumbuhkan demi kejayaan organisasi ke depan.


"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap keluarga besar PMII Stia Prima Bone. Tentunya kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melanjutkan perjuangan komisariat ke depan," katanya.


Muis menambahkan, salah satu program utamanya dalam memimpin kepengurusan di tingkat komisariat yakni bagaimana menciptakan kader PMII yang memiliki kepedulian terhadap sesama dan tentunya tidak menjadi mahasiswa yang apatis.


"Harapan saya ke depan dapat menciptakan kader yang kritis. Dan peduli terhadap lingkungan, serta terpenting adalah membawa PMII Komisariat Stia Prima Bone berkemajuan," tandasnya.

Sementara itu, Ketua PMII Cabang Bone Muhammad Nurwan Tifta berharap kepada pengurus komisariat yang ada di bawah naungan PMII Cabang Bone agar tetap solid, tetap kompak dalam mendukung program-program kerja demi memajukan organisasi.


"Kami dari pengurus cabang tentu ingin bahwa semua pengurus di tingkat komisariat bersama-sama memajukan PMII." Katanya saat memberi sambutan sekaligus membuka RTK PMII Komisariat Stia Prima Bone.


Nurwan juga berpesan kepada pengurus PMII Komisariat Stia Prima yang telah Dimosioner atau masa kepengurusannya berakhir. Agar tetap memberi konstribusi positif terhadap PMII.


"Tentunya kita berharap kepada pengurus yang telah berakhir masa kepengurusannya untuk tetap memikirkan PMII. Karena BerPMII bukan hanya sekadar aktif dikepengurusan, kita tetap akan jadi sahabat dan berjuang bersama PMII sampai tua nanti," katanya lagi menegaskan.




***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close