timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Bertemu di Kebun, IRT Kritis Diparangi Usai Sarankan Tetangga Berobat

Pelaku Pemarangan

TIMURKOTA.COM, BONE-

Jarum jam menunjuk pukul 08.30 Wita pagi, Mahe Binti Dihe (35) berjalan meninggalkan kebunnya sambil menenteng ember warna hitam yang berisi buah kakao. 


Buah kakao sudah ada berwarna kuning dan hijau itu rencanya dibawa Mahe pulang ke rumahnya untuk dikupas kulitnya lalu isinya dijemur. Masih di area perkebunan, Mahe berpapasan dengan, MS (42) pria yang juga merupakan satu kampungnya.


MS dengan terlihat ramah menghampiri Mahe sambil berkata saya ini sakit. Mendengar perkataan pelaku, Mahe kemudian menjawab dengan mengatakan berobatki. Mendengar kata itu, MS malah mengamuk dan menyerang korban menggunakan sebilah parang.


Tercatat empat kali, MS melayangkan parang dan mengenai bagian tubuh Mahe yang terus menghindar dengan berlari meminta pertolongan warga. Kakao yang tadinya hendak dibawa pulang ke rumah dibuang ke tanah oleh korban.


Setelah diselamatkan oleh warga, Mahe kemudian dilarikan ke Puskesmas Lappariaja. Hasil visum pihak Puskesmas menunjukkan bahwa Mahe menderita luka pada kepala bagian kiri, lutut kiri, tangan kiri, dan pelipis bagian kanan.


Sementara MS, usai beraksi dirinya langsung diringkus polisi dan ditahan bersama dengan barang bukti berupa parang.


Kapolsek Lamuru Polres Bone, Iptu Amiruddin kepada media membenarkan hal tersebut terkait adanya tindak pidana penganiayaan berat yang terjadi di wilayahnya. 


"Tadi saya sempat mengunjungi dan melihat kondisi korban di UPTD Puskesmas Lappariaja, korban mengalami beberapa luka terbuka akibat terkena sabetan parang dari pelaku" ucap Kapolsek.


Barang bukti berupa parang yang pelaku gunakan sudah kita amankan, dengan kerjasama personel bersama masyarakat setempat. Adapun terduga pelaku diduga mengalami gangguan, sementara korban saat ini dilakukan dirujuk ke RS.Umum Makassar stelah perawatan di UPTD  Puskesmas Lappariaja.



***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close