timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Disebut Terlibat Kasus Bansos. Gibran Punya Kekayaan Rp21 Miliar

Gibran Rakabuming Raka (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, JAKARTA-

Gibran Rakabuming Raka dikenal sebagai pengusaha kuliner tersebut memiliki total harta kekayaan mencapai lebih dari Rp 21 miliar.

Hal tersebut terdapat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diunggah di elhkpn.kpk.go.id.

Berlatar belakang pengusaha, Gibran memiliki sejumlah tanah dan bangunan.

Gibran memiliki empat tanah dan bangunan, serta sebidang tanah tanpa bangunan.

Lima tanah dan bangunan yang dimiliki Gibran, tiga berada di Kota Solo dan dua berada di Kabupaten Sragen.

Total nilai harta Gibran dari sejumlah tanah dan bangunan yang dimilikinya ialah Rp 13,4 miliar.

Sementara itu, harta kekayaan Gibran berupa alat transportasi bernilai Rp 682 juta.

Dalam laporannya, Gibran memiliki 5 unit mobil dan 3 unit motor.

Mobil yang dimiliki Gibran ialah 2 unit Toyota Avanza, 1 unit Isuzu Panther, 1 unit Daihatsu Grand Max, dan 1 unit Mitsubishi Pajero Sport.

Tiga motor yang dimiliki Gibran ialah Honda Scoopy, Hona CB-125, dan Royal Enfield.

Selain itu, harga bergerak lainnya yang dimiliki Gibran berjumlah Rp 260 juta.

Kas dan setara kas yang dimiliki Gibran berjumlah lebih dari Rp 2,1 miliar.

Tanah dan Bangunan : Rp 13.400.000.000

B. Alat Transportasi : Rp 682.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya : Rp 260.000.000

D. Surat Berharga : -

E. Kas dan Setara Kas : Rp 2.154.396.134

F. Harta Lainnya : Rp 5.552.000.000

G. Hutang : Rp 895.586.004

Total Harta Kekayaan : Rp. 21.152.810.130

Putra Sulung Presiden RI, Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait dengan tudingan dirinya memberi rekomendasi PT Sri Rejeki Isman Textile Tbk atau PT Sritex untuk mendapatkan kontrak pengadaan tas untuk penyaluran bansos bahan pokok.

Menurutnya, jika ada bukti terkait dirinya terlibat dalam kasus korupsi maka dirinya siap diproses hukum.

"Itu (tudingan korupsi bansos) enggak bener. Saya tidak pernah merekomendasikan atau memerintahkan, ikut campur dalam urusan Bansos. Apalagi mereka merekomendasikan goody bag, nggak pernah seperti itu.Silakan tangkap kalau ada bukti. Tidak bisa dibuktikan kalau mau korupsi kok kenapa korupsinya baru sekarang, enggak dulu dulu."kata Gibran usai blusukan di Kampung Banyuagung, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin (21/12).

Jika dirinya mau mendapatkan proyek besar ada beberapa yang bisa digarap bahkan bisa mencapai triliunan.

"Saya enggak pernah yang namanya ikut campur seperti itu (merekomendasikan PT Sritex). Yang jelas dengan pemberitaan ini saya merasa dirugikan karena sumbernya tidak jelas," tukasnya kepada awak media.


***


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close