timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Tak Cukup Sebulan, Dua Oknum Polisi di Bone Positif Gunakan Sabu. Satu Sempat Mengamuk di Kantor BNNK

Gedung pelayanan terpadu Polres Bone( foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE-



Banyak kalangan menilai pengawasan terhadap personil diinternal Polres Bone tak berjalan maksimal. Alih-alih menangkap bandar besar, malah oknum anggota sendiri yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram.

Dua oknum polisi yang dinyatakan positif gunakan sabu adalah Bripda Nanang pada 25 Oktober 2020 dan Briptu Andri pada 11 November 2020 Keduanya diketahui bertugas di Mapolres Bone.

Keterlibatan, Bripda Nanang dalam penyalahgunaan narkoba bermula saat video viral di media sosial facebook beberapa waktu lalu. Dalam rekaman itu terlihat Bripda Nanang berada diantara pelaku yang tengah berpesta sabu, selanjutnya Kapolres Bone, AKBP Try Handako memerintahkan Propam memanggil dan melakukan penyelidikan terhadap Bripda Nanang.

"Hasil tes urine yang bersangkutan memang menunjukkan positif. Saat ini dia dalam pengawasan Propos dan dilarang keluar dari area Polres Bone," kata, Huma Polres Bone, Ipda Rayendra Muhtar kepada awak media.

Dalam menangani kasus keterlibatan Bripda Nanang, Propam Polres Bone yang dipimpin, Iptu Ahyar sempat mendatangi rumah Bripda Nanang, namun tak ada barang bukti ditemukan.

"Hanya digeledah rumahnya, tidak ada barang bukti kami temukan," katanya lagi.

Hanya berselang 17 hari, oknum polisi lainnya terbukti gunakan barang haram. Senior Bripda Nanang yakni Briptu Andri dinyatakan positif gunakan sabu usai menjalani tes urine di Satuan Narkoba Polres Bone.

Aksi, Briptu Andri terbilang berani. Pasalnya oknum anggota polisi yang sudah sering terlibat permasalahan itu diduga mendatangi Kantor BNNK Bone sambil membawa badik lalu meminta agar tiga orang rekannya dilepas.

Belakangan, terungkap bahwa Briptu Andri juga positif gunakan sabu dan saat ini telah diproses di Propam Polres Bone.

"Hasilnya memang positif (gunakan sabu) yang bersangkutan akan menjalani proses di Propam," ungkap, Ipda Rayendra.


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close