timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Video Ditik-detik Pria Kebal di Makassar Diserang Empat Pemuda. Baju Robek, Badan Tak Luka

 

Rekaman CCTV pria di Makassar diserang

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-

Rekaman video detik-detik empat orang pelaku menyerang, Firman (32)  karyawan hotel di Makassar menggunakan senjata tajam.

Dalam rekaman tersebut terlihat dengan jelas pelaku tiga orang pelaku mendekat dan menyerang korban menggunakan senjata tajam.

"Itu kebal betul ya, di video terlihat diserang. Padahal bajunya saja robek," kata saksi mata seorang netizen Munir mengomentari video yang beredar.

Sementara itu informasi dari pihak kepolisian setempat semua pelaku telah tertangkap.

Pelaku Merendah, Akui Tak Punya Ilmu Kebal

Meski dianggap merendah dan enggan disebut memiliki ilmu kebal. Firman (32) warga Jl Ance Dg Oyo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar telah membuktikan bahwa kulitnya kebal dari senjata tajam.

Hanya saja kekebalan itu tidak didapatkan dari bertapa atau ilmu hitam. Firman bahkan baru mengetahui dirinya kebal usai diserang oleh pelaku yang berjumlah empat orang.

"Saya tidak menggunakan jimat. Ini murni pertolongan Allah SWT. Andai tidak saya mungkin sudah mati," kata Firman.

Sementara dari informasi beredar, ada satu kalimat yang keluar dari mulut pelaku saat diserang dinilai menjadikan dirinya kebal.

Namun lagi-lagi, Firman merendah dan mengatakan bahwa tak ada ilmu kebal dan ilmu hitam dia pakai.

"Tidak ada saya pakai," ungkap, Firman menambahkan.

Andaikan tidak ada yang saya pakai-pakai, mungkin saya sudah mati," kata Firmansyah, dengan raut wajah emosi kepada pacar pelaku.

Diberitakan sebelumnya,  empat kali dibacok namun receptionis hotel di Kota Makassar itu tak mengalami luka hanya baju yang dikenakan robek.

Firman mengaku empat kali ditebas,  dua kali meleset dan dua kali juga kena pada bagian punggung.

"Ini kuasa Allah SWT karena saya tidak pakai apa-apa," katanya menjelaskan.

Menurutnya,  andai tidak ada kejaiban kemungkinan besar dirinya tak akan selamat.

"Seandainya tidak ada keajaiban saya sudah pasti tidak selamat. Karena waktu diserang dalam posisi terpojok,  ungkapnya.

Firman menjelaskan insiden tersebut berawal saat ini dirinya hendak tidur. Namun terdengar suara cekcok dari pelaku.

Dirinya kemudian terbangun dan menegur. Bukannya pergi pelaku malah kembali ke mobilnya mengambil senjata tajam.

Melihat itu, Firman berupaya menghindar namun pelaku langsung menyerang secara membabi buta.

"Hasil penyelidikan ada empat pelaku. Tiga diantaranya sudah kita amankan sementara satu orang masih buron," ungkap, Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman menegaskan.


(rill/as)



Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close