timurkota.com

timurkota.com

Terdepan Mengabarkan

Warga Positif Covid-19 di Bone Bertambah 4 Orang. Dua Diantaranya Akibat Pasien Tak Jujur

Ilustrasi Penanganan pasien positif Covid-19
TIMURKOTA.COM, BONE-
Kasus pasien positif Covid-19 kembali mengalami penambahan empat orang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Keempatnya dinyatakan positif corona dari hasil test swab,  Kamis (21/05/2020)

Sekretaris  Percepatan Penanggulangan Covid-19,  Dray Pebrianto dalam rilis yang diterima timurkota.com membeberkan. Empat pasien tersebut masing-masing dua berasal dari cluster pasien Jl Langsat dan dua berasal dari Desa Lappabosse, Kecamatan Kajuara.

"Hari ini berdasarkan hasil swab telah bertambah 4 (empat) orang yang dinyatakan positif covid 19 di kabupaten Bone. Ke empat orang tersebut 2 (dua) orang berasal dari kontak pasien positif di jalan langsat dan 2 (dua) orang lainnya berasal dari Desa Lappabose,  Kecamatan Kajuara," tulisnya.

Menurutnya,  dengan adanya penularan lokal alias pasien Cluster Bone menularkan virus ke keluarga dan orang disekitarnya  merupakan fase yang cukup rawan.

"Ini menunjukan bahwa Bone sudah masuk fase berbahaya karena telah terjadi transmisi lokal di Bone (cluster Bone) dan apabila tidak berhati-hati penyebaran covid 19 di Bone akan semakin meluas," urainya.

Tim gugus Percepatan Penanggulangan Covid -19 meminta kepada seluruh warga yang pernah kontak dengan pasien agar segera melaporkan. Serta mengisolasi diri.

"Untuk menyikapi hal tersebut kami berharap siapapun yang pernah kontak dengan ke empat pasien tersebut atau ada keluarga/sahabatnya. Kiranya segera melakukan isolasi mandiri dan melaporkan diri ke petugas kesehatan setempat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," lanjut rilis tersebut.

Warga Bone diminta tak perlu malu, pasalnya virus corona bukan aib yang mesti ditutupi. Malah sebaliknya jika ditutupi akan menjadi masalah besar yang mengancam diri pasien dan keluarga.

"Karena ini bukan aib dan kejujuran kita akan menyelamatkan orang di sekitar kita yang kita cintai, anak, istri, orang tua dan orang-orang sekitar kita," jelasnya.

Dua pasien baru Cluster Jl Langsat Watampone diduga akibat ketidak jujuran pasien sebelumnya. Bukan hanya dua orang tersebut,  puluhan petugas media ikut dikarantina akibat ulah dari pasien yang bekerja sebagai tukang servis barang elektronik itu.


(rill/as)

Berita Populer

close