timurkota.com

timurkota.com

Terdepan Mengabarkan

Rapid Test Dijadikan Dasar. 21 Warga Bone Pulang Dari Malaysia Tanpa Karantina

Suasana saat 21 warga Bone yang tiba dari Malaysia di jemput di Pelabuhan Kota Pare-pare (dok)
TIMURKOTA.COM, BONE-
Langkah Pemerintah Kabupaten Bone menerima 21 warga Bone yang dipulangkan dari Malaysia menuai sorotan. Keputusan menjadikan hasil rapid test sebagai acuan untuk tidak dilakukan karantina dianggap rawan.

Warga khawatir kasus pasien positif 02-04 terulang, dimana pasien tersebut telah dinyatakan negatif corona pasca menjalani Rapid Test di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, nyatanya belakangan mereka positif berdasarkan hasil test swab.

"Apa salahnya dikarantina? kenapa pemerintah mau mengulang kegagalan sebelumnya. Mestinya karantina di rumah singgah Bajoe sampai hasil test swab keluar," ujar tokoh pemuda Bone, Andi Wahyu.

Andi Wahyu berpandangan, pemerintah terkesan kurang berhati-hati dalam menangani Pandemi Covid-19.

"Jangan asal-asalan, keselamatan kami semua ada pada pemerintah," tukas aktivis mahasiswa ini.

Kasatpol PP Kabupaten Bone, Andi Akbar mebeberkan sebelumnya ada 32 Warga Bone yang ingin di pulangkan dari Nunukan. Namun karena ada beberapa hasil rapid testnya menunjukkan reaktif sehingga hanya 21 orang yang dijemput di Pelabuhan Kota Pare-pare.

"Yang dijemput ini sudah dia kali jalani Rapid Test di Nunukan sama Pare-pare," jelas, Akbar.


Akbar menyerahkan kepada pemerintah desa masing-masing untuk memantau warga yang baru saja tiba di Bone pada Minggu (17/05/2020) tanpa karantina.


(rill/as)

Berita Populer

close