Iklan

Pemda Bone Bentuk Satgas BBM Bersubsidi, PMII Minta Pengawasan Diperkuat

Redaksi-timurkota
Senin, Agustus 24, 2026 | 2:32 PM WIB Last Updated 2026-08-24T07:32:13Z

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bone saat mendatangi salah satu SPBU (Foto: Dok. Istimewa)


TIMURKOTA.COM, BONE- Pemerintah Kabupaten Bone merespons sorotan terkait kelangkaan dan distribusi BBM bersubsidi yang sebelumnya disuarakan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bone.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bone membentuk Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih. Tim tersebut disiapkan untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan diterima masyarakat yang berhak.

Pembentukan satgas dibahas dalam rapat koordinasi penanganan BBM bersubsidi yang berlangsung di Aula Lateya Riduni, Senin (24/8/2026). 

Rapat dipimpin Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, serta diikuti unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, kepala desa, organisasi kemasyarakatan dan sejumlah instansi terkait.

Dalam rapat tersebut, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman yang hadir secara daring meminta pengawasan distribusi BBM bersubsidi dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

"Harus dikawal pendistribusiannya. Saya ulang kembali, yang harus kita kawal pendistribusiannya. Saya minta Satgas BBM Bersubsidi ini Merah Putih" Kata Andi Asman.

Ia menegaskan, penyaluran BBM bersubsidi harus mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah penyaluran BBM bersubsidi tidak tepat sasaran.

Selain itu, Andi Asman meminta Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih menjalankan tugas secara independen. Menurutnya, satgas harus terbebas dari intervensi maupun kepentingan pihak tertentu.

"Satgas ini independen. Tidak boleh terkontaminasi dengan siapa pun juga" Tegasnya. 

Ketua PC PMII Bone, Zulkifli, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bone dalam merespons persoalan distribusi BBM bersubsidi. 

Namun, ia mengingatkan agar keberadaan satgas tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan semata.

"Kami mengapresiasi respons pemerintah. Tapi satgas jangan hanya dibentuk. Harus benar-benar bekerja, mengawasi distribusi dan memastikan masyarakat mendapatkan BBM subsidi sesuai haknya" Ujar Zulkifli.

Kemudian, Zulkifli menyatakan bahwa PMII Bone juga akan memantau kinerja Satgas BBM Bersubsidi Merah Putih. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di antaranya distribusi BBM, pembelian dalam jumlah tidak wajar, penggunaan surat rekomendasi, serta dugaan praktik pelangsiran.

Menurutnya, pembentukan satgas merupakan langkah awal untuk membenahi tata kelola distribusi BBM bersubsidi. 

"Indikator keberhasilannya, bukan sekadar terbentuknya satgas, melainkan terjaminnya akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi serta distribusi yang tepat sasaran" Tutupnya. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemda Bone Bentuk Satgas BBM Bersubsidi, PMII Minta Pengawasan Diperkuat
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }