Iklan

Pelabuhan Bajoe Diduga Jadi Jalur Keluar-Masuk Narkoba, Pelaku Lolos Saat Bawa Sabu 3 Kilogram dari Palopo ke Kolaka

Redaksi-timurkota
Jumat, Juli 10, 2026 | 4:57 AM WIB Last Updated 2026-07-09T21:57:34Z

Barang bukti diamankan Polres Kolaka, pelaku mengakui sabu tersebut dijemput di Palopo kemudian melalui jalur laut Pelabuhan Bajoe-Kolaka (Foto: Dok. Istimewa)


TIMURKOTA.COM, BONE– Pengungkapan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar tiga kilogram oleh Satresnarkoba Polres Kolaka kembali menyoroti Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang diduga dimanfaatkan sebagai salah satu jalur transportasi pengiriman narkotika antardaerah melalui jalur laut. 

Aparat kepolisian kini mendalami kemungkinan adanya jaringan yang memanfaatkan pelabuhan tersebut sebagai akses keluar-masuk barang haram menuju Sulawesi Tenggara.

Kasatresnarkoba Polres Kolaka, Iptu Jamal, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka berinisial APS (39), warga Kabupaten Bone, membawa sabu tersebut dari Kota Palopo sebelum menyeberang melalui Pelabuhan Bajoe menuju Kabupaten Kolaka.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, barang yang diduga sabu tersebut dibawa dari Palopo, kemudian pelaku menyeberang melalui Pelabuhan Bajoe menuju Kolaka. Rencananya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Kolaka. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat," ujar Iptu Jamal.

Kasus tersebut terungkap setelah warga melaporkan adanya sebuah mobil yang terparkir tanpa pengemudi di tengah Jalan Pahlawan, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, pada Senin (6/7/2026) malam. 

Polisi kemudian mengamankan kendaraan tersebut dan berhasil menangkap pengemudinya tidak jauh dari lokasi. 

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan puluhan paket yang diduga berisi sabu dengan total berat sekitar tiga kilogram.

Temuan ini kembali memunculkan perhatian terhadap Pelabuhan Bajoe yang selama ini menjadi salah satu pelabuhan penyeberangan tersibuk di wilayah Teluk Bone. 

Selain melayani mobilitas penumpang dan distribusi logistik, jalur tersebut juga berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan lintas provinsi apabila pengawasan tidak dilakukan secara maksimal.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk memperkuat pengawasan jalur distribusi, termasuk jalur laut yang digunakan pelaku. Pengungkapan ini tidak berhenti pada satu tersangka saja, tetapi akan terus dikembangkan hingga jaringan di atasnya dapat diungkap," tegas Iptu Jamal.

Polisi menduga barang haram tersebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas daerah yang memanfaatkan jalur laut Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara. 

Oleh karena itu, penyidik masih melakukan penelusuran terhadap asal barang, penerima, hingga kemungkinan adanya pelaku lain yang berperan sebagai kurir maupun pengendali distribusi.

Pengungkapan sabu seberat sekitar tiga kilogram ini dinilai berhasil menyelamatkan ribuan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. 

Aparat juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan di kawasan pelabuhan maupun wilayah sekitarnya agar upaya pemberantasan narkotika dapat dilakukan secara lebih efektif. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelabuhan Bajoe Diduga Jadi Jalur Keluar-Masuk Narkoba, Pelaku Lolos Saat Bawa Sabu 3 Kilogram dari Palopo ke Kolaka
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }