Iklan

Menuju Giling 2026, PG Bone Sukses Gelar Slow Firing Stasiun Boiler Baru

Redaksi-timurkota
Rabu, Juli 08, 2026 | 9:20 AM WIB Last Updated 2026-07-08T03:44:30Z

GM SGN Kukuh Saputro didampingi GM MKSO Kebun Bone Walyanto dan para Manager (Foto: Dok. Istimewa)

Penulis: Syamsul Bahri Arafah 


TIMURKOTA.COM, BONE – Menjelang musim giling tahun 2026, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Bone menorehkan pencapaian krusial dalam kesiapan infrastruktur produksinya. 

Manajemen PG Bone secara resmi menggelar acara syukuran selamatan sekaligus prosesi pemanasan dapur boiler atau penyulutan api perdana (slow firing). 

Langkah awal yang krusial ini dilaksanakan langsung di Stasiun Boiler PG Bone sebagai penanda kesiapan teknologi mesin uap dalam menyongsong target swasembada gula nasional.

Prosesi slow firing atau pemanasan bertahap ini merupakan standardisasi wajib dalam dunia industri manufaktur dan pabrik gula sebelum mesin beroperasi secara penuh. 

Fungsi utamanya adalah mengeringkan material refraktori atau semen tahan api pada dinding boiler baru agar tidak mengalami keretakan akibat pemuaian yang mendadak. 

Dengan manajemen suhu yang presisi, ketahanan mekanis stasiun pengolahan uap ini dipastikan berada pada performa optimal demi meminimalkan risiko downtime operasional saat musim giling berjalan.

Manager Instalasi PG Bone, Muhammad Sofwan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara keselamatan ketel uap ini. 

Pihaknya menekankan bahwa ketel atau boiler merupakan jantung dari seluruh aktivitas pabrik yang bertindak sebagai ujung tombak penyuplai energi termal dan mekanis. Sofwan juga mengapresiasi kerja keras tim teknis yang mengawal proses pemasangan pipa dari awal hingga siap uji coba.

"Syukur alhamdulillah atas berkat dan rahmat Allah SWT acara syukuran selamatan boiler ini bisa berjalan dengan lancar. Kami mohon doanya agar Pabrik Gula Bone, utamanya bagian boiler, selalu aman karena boiler ini adalah jantung pabrik dan menjadi ujung tombak kita semua. Kami di sini mulai dari pemasangan pipa awal, dan nantinya boiler ini akan sangat bagus. Saya minta teman-teman karyawan bagian boiler agar terus memperjuangkan ini, dicek lagi secara terus-menerus setiap hari," ujar Muhammad Sofwan saat diwawancarai di sela-sela acara.

Sebagai simbol rasa syukur dan pemenuhan kearifan lokal, manajemen menyiapkan 9 tumpeng sebagai representasi doa dan harapan besar bagi keberhasilan operasional pabrik. 

Angka ini juga merefleksikan target besar yang ingin dicapai oleh seluruh jajaran manajemen pada musim produksi kali ini. 

"Semoga semua bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan yang kita harapkan. Mohon doa restunya, semoga tahun ini rendemen kita bisa mencapai angka 9," tambah Sofwan dengan optimis.

Manager Intalasi Muhommad Sofwan didamping Manager Keuangan Amran Satya Nagara pemanasan Boiler.

Sejalan dengan hal tersebut, General Manager (GM) SGN Pabrik Gula Bone, Kukuh Saputro, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan militansi seluruh tim di Stasiun Boiler. 

Kukuh menegaskan bahwa pemanasan awal ini merupakan buah dari perjuangan panjang pembaruan teknologi pabrik yang harus terus dikawal mutunya. 

Beliau menginstruksikan seluruh operator untuk memantau indikator teknis secara berkala demi menjamin keselamatan kerja dan efisiensi energi.

"Syukur alhamdulillah pagi hari ini kegiatan pemanasan boiler bisa terlaksana demi perjuangan teman-teman untuk bisa menyelesaikannya. Untuk teman-teman karyawan bagian boiler, saya minta agar dicek terus dan dimantapkan lagi, mulai dari pipanya hingga suhunya. Kita harus punya tekad semangat dan tetap bersinergi kuat untuk kita semua, serta menjaga kerja sama antar semua stasiun. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu-ibu atas support-nya yang luar biasa," tegas Kukuh Saputro dalam arahannya.

Dalam syukuran pemanasan ketel/boiler Pabrik Gula Bone tersebut, turut hadir jajaran petinggi manajemen strategis seperti GM MKSO Kebun Bone Walyanto, Manager Pengolahan, Manager Keuangan, Manager Tanaman, para Asisten Manajer (Asman), dan seluruh karyawan. 

Kehadiran para pemangku kepentingan utama ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal investasi aset dan memastikan integrasi yang kuat antara ketersediaan bahan baku tebu di kebun dengan kapasitas giling di dalam pabrik.

Menutup rangkaian acara, GM Kebun Bone, Walyanto, turut menyampaikan ucapan selamat dan seruan kolaborasi demi menyatukan visi operasional hulu ke hilir. 

"Selamat kepada GM SGN dan Manager Instalasi atas selamatan boiler tahun ini. Semoga seluruh prosesnya berjalan aman dan lancar. Dukungan kolaborasi kita harus selalu kompak, dan kami mohon doa restunya dari semua pihak agar proses giling nanti bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua," pungkas Walyanto. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menuju Giling 2026, PG Bone Sukses Gelar Slow Firing Stasiun Boiler Baru
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }