![]() |
| Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin merampungkan program kerja Individu mereka di UPT SD Inpres 5/81 Lamoncong. (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE – Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin merampungkan program kerja Individu mereka di UPT SD Inpres 5/81 Lamoncong.
Mengusung tema "Lawan Perundungan: Mari Ciptakan Lingkungan yang Aman dan Inklusif", program ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari para pelajar dan tenaga pendidik.
Program ini dilatarbelakangi oleh kepedulian mahasiswa terhadap maraknya kasus perundungan (bullying) yang kerap terjadi di lingkungan sosial dan pendidikan.
Melalui laporan program kerja yang baru saja dirilis, tim KKN memaparkan serangkaian kegiatan edukatif yang telah sukses dilaksanakan selama masa pengabdian mereka.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi sosialisasi bahaya perundungan fisik, verbal, maupun siber (cyberbullying), serta pemutaran film pendek edukasi.
Selain itu, para mahasiswa juga mengadakan lokakarya interaktif yang melatih empati anak-anak dan remaja agar lebih peduli terhadap teman sebayanya.
"Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap individu berhak merasa aman dan dihargai baik secara fisik maupun di dunia maya. Melalui program ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama siswa dan guru, untuk berani bersuara dan memutus rantai perundungan," ujar Raphael Carmelio Kristy, selaku Koordinator Program tersebut.
Puncak dari program ini adalah meningkatkan perhatian siswa-siswi UPT SD Inpres 5/81 Lamoncong terkait perundungan baik secara langsung atau melalui media sosial.
Laporan akhir dari program ini juga memuat panduan tentang cara mengkonfirmasi suatu informasi yang siswa-siswi dapatkan di media sosial.
Kepala Sekolah,Daniah S. Pd, mengapresiasi langkah konkret yang dibawa oleh mahasiswa KKN ini.
"Program ini sangat membuka wawasan warga kami. Harapannya, nilai-nilai toleransi dan inklusivitas yang diajarkan adik-adik mahasiswa ini terus melekat dan menjadi budaya positif di lingkungan kami kedepannya," tuturnya.
Dengan penyerahan laporan program kerja ini, mahasiswa KKN berharap inisiatif "Lawan Perundungan" tidak hanya berhenti di masa pengabdian mereka, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang terus dijaga oleh siswa-siswi UPT SD Inpres 5/81 Lamoncong. (*)


