Iklan

Aktivis Mahasiswa Desak APH Berantas Mafia BBM Solar di Bone, Ingatkan Fenomena “Maling Teriak Maling”

Redaksi-timurkota
Selasa, Maret 17, 2026 | 8:11 PM WIB Last Updated 2026-03-17T13:11:29Z

 
Ilustrasi gambar mobil mengangkut BBM jenis solar (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE— Aktivis mahasiswa, Muh Arfan, mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak tegas dalam memberantas praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Ia menilai praktik penimbunan dan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi menjadi persoalan serius yang perlu segera ditangani secara menyeluruh.

Menurut Muh Arfan, ketegasan aparat menjadi kunci utama untuk memutus rantai praktik mafia BBM yang selama ini merugikan masyarakat. Untuk Baca Berita Selengkapnya Silahkan Berlangganan timurkota.com+

💳 Akses Artikel Premium

Untuk membaca artikel secara penuh, silakan lakukan pembayaran melalui Bank BRI.


🏦 Detail Pembayaran:

      
  • Bank : BRI
  •   
  • No. Rekening : 011101117877501
  •   
  • Atas Nama : Herman
  •   
  • Nominal : Rp50.000 (Akses 30 Hari)

📲 Cara Mendapatkan Kode Akses:

      
  1. Lakukan transfer sesuai nominal
  2.   
  3. Simpan bukti transfer
  4.   
  5. Kirim bukti via WhatsApp Admin
  6.   
  7. Admin mengirim Kode Akses Premium
📩 Klik Untuk Kirim Bukti Transfer via WhatsApp

Kode bersifat rahasia dan hanya untuk 1 pengguna.

Preview Artikel:

Berlangganan Timurkota+ untuk membaca cerita selengkapnya.

  

🔒 Konten Premium

           

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aktivis Mahasiswa Desak APH Berantas Mafia BBM Solar di Bone, Ingatkan Fenomena “Maling Teriak Maling”
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }